Idgitaf Berbagi Panggung dengan Teman Tuli di KLBB Festival 2026

- Editor

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyanyi solo, Idgitaf. (Foto: Istimewa)

Penyanyi solo, Idgitaf. (Foto: Istimewa)

Jakarta – KLBB Festival 2026 di Stadion Madya GBK menjadi saksi bagaimana Idgitaf mengubah panggung konser menjadi ruang inklusif yang penuh makna. Penampilannya kali ini bukan sekadar hiburan, melainkan pernyataan kuat bahwa musik adalah hak dasar manusia.

Dengan menggandeng komunitas Teman Tuli, Idgitaf menghadirkan kolaborasi emosional yang membuka mata banyak orang tentang pentingnya akses dalam dunia musik.

Komunitas Teman Tuli tampil bersama Idgitaf, menerjemahkan lagu-lagu ke dalam bahasa isyarat dan gerakan tari yang ekspresif. Penonton tidak hanya mendengar, tetapi juga melihat dan merasakan emosi yang disampaikan.

Lagu Rutinitas dan Sedia Aku Sebelum Hujan menjadi momen paling berkesan, ketika lirik reflektif Idgitaf berpadu dengan interpretasi visual yang kuat. Malam itu, musik benar-benar hadir dalam bentuk yang lebih luas: suara, gerakan, dan rasa.

Bebicara dalam keterangan tertulisnya, Idgitaf menyampaikan pesan tegas tentang inklusivitas.

“Di hari itu ada hati yang berbicara, jiwa yang mendengar, dan telinga yang bergema. Buatku, musik selalu lebih luas dari sekadar suara,” katanya.

Ia menambahkan bahwa konser seharusnya nyaman untuk semua orang, bukan hanya segelintir orang. Pernyataan ini menjadi refleksi penting bagi industri musik Indonesia yang masih perlu banyak berbenah dalam hal aksesibilitas.

Kolaborasi ini bukan hanya tentang satu malam, melainkan bagian dari usaha kecil yang konsisten untuk menciptakan ruang aman dan setara di industri kreatif.

Idgitaf menunjukkan bahwa musik bisa menjadi medium untuk menyatukan perbedaan, memperkuat solidaritas, dan membuka ruang dialog tentang inklusivitas.

Penampilannya di KLBB Festival 2026 menjadi bukti bahwa musik adalah bahasa universal yang mampu menjangkau semua orang, tanpa batasan. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Superboy, Della Devina, Daniel Hasbon dan T.C.H.R.S Berbagi Panggung di Swag Event Edisi 88

Berita Terkait

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled
Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa
DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre
Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua
Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita
Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta
Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian
Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita
Penyanyi muda berbakat Idgitaf kembali mencuri perhatian publik lewat penampilan istimewanya di KLBB Festival 2026 yang digelar di Stadion Madya GBK.

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB