Jakarta – Santai Sore, sebuah platform musik kolektif yang digagas oleh Rakit Creative, kini menjadi salah satu ruang alternatif penting di tengah pesatnya perkembangan industri musik ibu kota. Kehadirannya menegaskan bahwa di balik dominasi panggung besar, masih ada kebutuhan akan ruang yang aman, inklusif, dan setara bagi musisi baru maupun musisi yang sudah dikenal.
Santai Sore lahir dari inisiatif para penggiat musik yang ingin menciptakan ruang berkumpul bagi musisi dan penikmat musik. Konsep yang diusung sejak awal bukan hanya sekadar pertunjukan, melainkan wadah kolaborasi lintas genre. Musisi independen maupun yang bernaung di label besar dipertemukan untuk berbagi karya dan pengalaman.
Proses kurasi menjadi elemen penting dalam setiap edisi Santai Sore. Tim Rakit Creative memastikan lineup musisi yang tampil relevan dengan audiens, sekaligus menjaga konsistensi kualitas pertunjukan. Hal ini menjadikan Santai Sore bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga pengalaman musik yang bermakna.
Sejumlah musisi telah tampil di Santai Sore, di antaranya The Lantis, Dere, OKAAY, White Chorus, Aziz Hedra, Mezzaluna, Dreane, MAKO., Isyana Sarasvati, Sajama Cut, Good Morning Everyone, dan Man Sinner. Kehadiran mereka mencerminkan semangat keberagaman karya serta kesetaraan panggung yang menjadi identitas Santai Sore.
Selain menghadirkan musisi, Santai Sore juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak di industri musik. Partner yang pernah berkolaborasi meliputi Sony Music Indonesia, Musica Studio’s bersama Firefly Records, RCD Records, SAE Indonesia, REDROSE RECORDS, serta AMI Awards. Kolaborasi ini menunjukkan kepercayaan industri terhadap konsistensi Santai Sore dalam menjaga kualitas dan nilai komunitas.
Lebih dari sekadar panggung, Santai Sore berperan dalam memperkuat ekosistem musik di setiap venue yang digunakan. Dengan pendekatan berbasis komunitas, acara ini mempertemukan musisi dengan audiens baru, sekaligus mendukung pertumbuhan komunitas musik lokal.
Santai Sore menegaskan dirinya bukanlah sebuah showcase pribadi. Setiap musisi mendapat perlakuan setara, panggung yang sama, dan apresiasi yang seimbang. Nilai kebersamaan, inklusivitas, dan penghargaan terhadap keberagaman karya menjadi prinsip utama dalam setiap penyelenggaraan.
Ke depan, Santai Sore berkomitmen untuk terus menjadi ruang aman, inklusif, dan berkelanjutan bagi musisi serta komunitas musik. Dengan semangat kolaborasi dan kurasi yang konsisten, Santai Sore diharapkan dapat terus berkontribusi dalam menciptakan ekosistem musik yang sehat dan saling mendukung.












