Jakarta – Perilisan single Shalawat Badar oleh grup vokal HASNA menjadi penanda penting bahwa musik religi masih memiliki ruang besar di tengah masyarakat modern. Di era ketika musik populer mendominasi, kehadiran karya spiritual seperti ini menunjukkan adanya kebutuhan akan keseimbangan antara hiburan dan ketenangan batin.
HASNA, yang beranggotakan enam alumni SMA 3 Teladan Jakarta, menghadirkan Shalawat Badar dengan aransemen sederhana namun syahdu. Harmonisasi suara mereka membuat shalawat yang sarat nilai historis ini terasa segar dan relevan bagi generasi muda.
Lagu Shalawat Badar sendiri memiliki makna mendalam dalam tradisi Islam. Ia bukan hanya doa, tetapi juga simbol perjuangan, keikhlasan, dan harapan akan keberkahan. Dengan membawakan shalawat ini, HASNA seakan mengingatkan masyarakat bahwa spiritualitas tetap penting di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern.
Filosofi yang mereka usung, “Berbuat baik belum tentu benar, berbuat benar belum tentu baik. Yang baik adalah berbuat benar dengan cara yang baik,” menjadi refleksi moral yang relevan dengan kondisi sosial saat ini. Pesan tersebut mengajak masyarakat untuk tidak hanya berbuat baik, tetapi juga memastikan kebenaran dalam setiap tindakan.
Keunikan karya HASNA terletak pada kemampuannya menjembatani generasi. Musik religi sering dianggap milik kalangan tua, namun dengan aransemen yang ringan dan harmonisasi suara yang indah, HASNA berhasil membuatnya diterima oleh anak muda. Ini menunjukkan bahwa tradisi spiritual dapat tetap hidup jika dikemas dengan cara yang sesuai zaman.
Perilisan Shalawat Badar juga menjadi bukti bahwa musik religi tidak pernah kehilangan relevansi. Ia hadir sebagai pengingat, penyejuk hati, sekaligus sarana syiar. HASNA menegaskan bahwa karya mereka bukan sekadar hiburan, melainkan doa yang ingin mereka sebarkan.
Dengan rencana merilis karya-karya lain, termasuk mini album, HASNA membuka jalan baru bagi musik religi di Indonesia. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa spiritualitas dan seni dapat berjalan beriringan, menghadirkan keseimbangan di tengah derasnya arus budaya populer.
“Perilisan lagu ini merupakan awal dari perjalanan kami sebagai grup vokal. Niat kami adalah untuk melakukan syiar lewat syair. Ke depan, akan ada lagi karya-karya yang akan kami rilis, bahkan ada rencana untuk merilis mini album,” tutur mereka dalam konferensi pers yang digelar di Farah Carpets, Jakarta.
Single Shalawat Badar milik HASNA akan dirilis dan dapat dinikmati di berbagai platform pemutar musik digital dalam waktu dekat menjelang Ramadan. []












