Unit Skatepunk, Man Sinner Getarkan Kopi Wangsa Bogor di Buitenstage

- Editor

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grup band skatepunk, Man Sinner. (Foto: Istimewa)

Grup band skatepunk, Man Sinner. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Malam Bogor yang dingin pada 16 Januari 2026 berubah menjadi hangat ketika Man Sinner naik ke panggung Buitenstage volume ke-2. Kuartet asal Cakung ini tidak memberi jeda panjang setelah Swazta membuka acara.

Begitu gitar distorsi dan drum menghentak, audiens langsung terseret dalam arus energi skate punk yang menjadi identitas mereka.

Man Sinner bukan sekadar band punk yang bermain cepat dan keras. Mereka membawa pesan. Dari isu lingkungan hingga perlawanan terhadap diskriminasi, setiap lirik yang mereka nyanyikan adalah potongan realitas yang ingin mereka suarakan. Malam itu, pesan tersebut terasa nyata, seakan menembus dingin Bogor dan menghangatkan hati penonton.

Lagu kolaborasi mereka dengan vokalis Rebellion Rose bertajuk Akhiri Perpecahan menjadi salah satu momen paling berkesan. Momen ini memperlihatkan bahwa skena independen adalah ruang kebersamaan, bukan sekadar kompetisi. Penonton pun merespons dengan sorakan dan tepuk tangan yang tak henti.

Di balik musik keras yang mereka usung, Man Sinner juga dikenal dengan kepedulian terhadap isu-isu kemanusiaan. Single Bumi Menangis yang pernah mereka rilis ulang dalam versi unplugged menjadi bukti bahwa mereka mampu menghadirkan sisi reflektif di balik energi skate punk.

Buitenstage malam itu menjadi saksi bagaimana Man Sinner bukan hanya tampil, tetapi juga menyampaikan pernyataan. Bahwa musik punk bisa menjadi suara perlawanan, bisa menjadi pengingat, dan bisa menjadi penghubung antara musisi dengan audiens.

Penonton yang hadir merasakan bahwa mereka tidak sekadar menonton sebuah pertunjukan, melainkan ikut menjadi bagian dari pesan yang disampaikan. Musik Man Sinner malam itu menjadi jembatan antara panggung dan kehidupan nyata.

Dengan intensitas yang mereka hadirkan, Man Sinner sekali lagi membuktikan bahwa musik independen Indonesia memiliki kekuatan untuk menyuarakan hal-hal besar. Mereka bukan hanya band, tetapi juga suara dari generasi yang ingin perubahan. []

Baca Juga :   Gandeng Petra Sihombing, Eclat Story Luncurkan Single IDK

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tanah Air Project Hadirkan Pesan Toleransi di Festival Gospel Gifest 2026
Man Sinner Tutup Swag Event Episode 130 dengan Energi Penuh
Ifan Seventeen Sentuh Hati Pendengar Lewat Single Jangan Paksa Rindu (Beda)
Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah
People Sweet Tawarkan Refleksi Sosial Lewat Single Parade Ego
Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)
Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu
Konflik Royalti Musik Rp 14 Miliar, LMKN Dilaporkan ke KPK
Man Sinner kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu band skate punk paling konsisten di Jakarta Timur melalui penampilan mereka di Buitenstage volume ke-2.

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:09 WIB

Unit Skatepunk, Man Sinner Getarkan Kopi Wangsa Bogor di Buitenstage

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:10 WIB

Tanah Air Project Hadirkan Pesan Toleransi di Festival Gospel Gifest 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:25 WIB

Man Sinner Tutup Swag Event Episode 130 dengan Energi Penuh

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:46 WIB

Ifan Seventeen Sentuh Hati Pendengar Lewat Single Jangan Paksa Rindu (Beda)

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:26 WIB

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:49 WIB

Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:47 WIB

Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:46 WIB

Konflik Royalti Musik Rp 14 Miliar, LMKN Dilaporkan ke KPK

Berita Terbaru

Dokumentasi Boleh Gig edisi 7 Januari 2026. (Foto: Istimewa)

Musik

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:26 WIB