People Sweet Tawarkan Refleksi Sosial Lewat Single Parade Ego

- Editor

Minggu, 11 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unit post-hardcore asal Karawang, People Sweet. (Foto: Istimewa)

Unit post-hardcore asal Karawang, People Sweet. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Skena musik alternatif Indonesia kembali diguncang oleh People Sweet, band post-hardcore asal Karawang, yang merilis single terbaru berjudul Parade Ego. Lagu ini menjadi bukti konsistensi mereka dalam menghadirkan karya yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga sarat pesan sosial.

Single Parade Ego menampilkan ledakan energi penuh amarah dengan balutan distorsi dinamis. Lirik sarkastik yang mereka tulis mencerminkan keresahan terhadap budaya egoisme yang semakin merajalela di berbagai lapisan kehidupan.

Dengan riff tajam dan nuansa gelap, lagu ini menghadirkan atmosfer yang intens. People Sweet mengajak pendengar untuk menyadari bagaimana konflik internal manusia sering kali dipertontonkan sebagai tontonan publik.

Lirik yang puitis namun menggigit memperlihatkan kritik tajam terhadap fenomena narsisme dan individualisme. Band ini menyoroti bagaimana media sosial menjadi panggung besar bagi ego yang merusak relasi antarindividu.

Keunikan People Sweet juga terletak pada keberagaman latar belakang personel, termasuk kehadiran vokalis perempuan yang memperkuat karakter suara band. Hal ini menegaskan bahwa ekspresi musikal tidak terbatas oleh gender.

Lewat Parade Ego, People Sweet menegaskan identitas mereka sebagai band yang berani menyuarakan keresahan sosial. Musik keras yang mereka usung menjadi medium reflektif yang menyentuh sisi terdalam dinamika manusia modern.

Single terbaru ini kini dapat dinikmati di berbagai platform streaming musik digital, memperluas jangkauan karya People Sweet sekaligus memperkuat posisi mereka di skena musik alternatif Indonesia. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Single Jantung Kecilku Jadi Karya Pertama Anditi yang Menyentuh Hati Pejuang Garis Dua

Berita Terkait

Unit Skatepunk, Man Sinner Getarkan Kopi Wangsa Bogor di Buitenstage
Tanah Air Project Hadirkan Pesan Toleransi di Festival Gospel Gifest 2026
Man Sinner Tutup Swag Event Episode 130 dengan Energi Penuh
Ifan Seventeen Sentuh Hati Pendengar Lewat Single Jangan Paksa Rindu (Beda)
Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah
Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)
Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu
Konflik Royalti Musik Rp 14 Miliar, LMKN Dilaporkan ke KPK

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:09 WIB

Unit Skatepunk, Man Sinner Getarkan Kopi Wangsa Bogor di Buitenstage

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:10 WIB

Tanah Air Project Hadirkan Pesan Toleransi di Festival Gospel Gifest 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:25 WIB

Man Sinner Tutup Swag Event Episode 130 dengan Energi Penuh

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:46 WIB

Ifan Seventeen Sentuh Hati Pendengar Lewat Single Jangan Paksa Rindu (Beda)

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:26 WIB

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:49 WIB

Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:47 WIB

Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:46 WIB

Konflik Royalti Musik Rp 14 Miliar, LMKN Dilaporkan ke KPK

Berita Terbaru

Dokumentasi Boleh Gig edisi 7 Januari 2026. (Foto: Istimewa)

Musik

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:26 WIB