Casatopia Jadi Saksi Setahun Main-Main di Cipete Bersama Dendi, Akujeje, dan Aldy Amis

- Editor

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi perayaan ulang tahun ke-1 Main-Main di Cipete. (Foto: I Wayan Bagiartana)

Dokumentasi perayaan ulang tahun ke-1 Main-Main di Cipete. (Foto: I Wayan Bagiartana)

Jakarta – Senin malam, 24 November 2025, Casatopia Cafe di Cipete berubah jadi ruang penuh energi dan kehangatan. Bukan tanpa alasan, Main-Main di Cipete, program musik mingguan yang jadi rumah bagi musisi independen, merayakan ulang tahunnya yang pertama.

Sejak dimulai akhir 2024, acara ini konsisten hadir setiap minggu, memberi panggung bagi lebih dari 100 musisi dari berbagai kota di Indonesia, bahkan dari Malaysia. Di balik layar, ada Reallist Management dan sosok Eno Suratno Wongsodimedjo yang menggagas semuanya.

“Ini ruang bebas. Tempat musisi bisa tampil tanpa batasan genre, tanpa harus jadi siapa-siapa dulu,” ujar Eno dalam sambutannya. Ia juga berharap acara seperti ini bisa jadi jembatan menuju panggung-panggung besar, agar festival musik tak lagi diisi nama-nama yang itu-itu saja.

Malam itu, tiga penampil utama memanaskan panggung. Dendi Nata membuka dengan lagu-lagu pop alternatifnya yang melankolis seperti Selamanya dan Tergariskan.

Lalu, Akujeje hadir dengan gaya eksperimentalnya yang unik, membawakan Bualan Masa Lalu dan Dansaria. Penutupnya, Aldy Amis, menyuarakan keresahan sosial lewat lagu-lagu seperti Darurat Judi dan Lapor Mas Wapres.

Dokumentasi perayaan ulang tahun ke-1 Main-Main di Cipete. (Foto: I Wayan Bagiartana)
Dokumentasi perayaan ulang tahun ke-1 Main-Main di Cipete. (Foto: I Wayan Bagiartana)

Tak hanya soal musik, acara ini juga jadi ajang temu komunitas. Promotor festival diundang untuk ngobrol langsung dengan para musisi. “Saya pengin malam ini jadi ruang berjejaring. Siapa tahu ada kolaborasi yang lahir dari sini,” kata Eno.

Casatopia Cafe pun mendapat banyak pujian. Selama setahun terakhir, tempat ini jadi saksi bisu tumbuhnya semangat kolektif dalam musik independen.

Dengan semangat yang sama, Main-Main di Cipete akan terus hadir setiap minggu. Formatnya tetap terbuka, inklusif, dan siap menyambut siapa pun yang ingin bersuara. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Be a Dub's Tutup Main-Main di Cipete Vol. 31 dengan Irama Reggae yang Hangat

Berita Terkait

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita
Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta
Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian
Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita
Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2
Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta
Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”
Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia
Program musik mingguan Main-Main di Cipete merayakan satu tahun perjalanannya pada Senin malam, 24 November 2025.

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Berita Terbaru

Penyanyi remaja, Lindee Cremona. (Foto: Istimewa)

Musik

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB