Man Sinner Kolaborasi Bareng Fyan Rebellion Rose di Single Akhiri Perpecahan

- Editor

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grup band skatepunk, Man Sinner. (Foto: Istimewa)

Grup band skatepunk, Man Sinner. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Setelah tiga tahun absen dari panggung musik, unit skatepunk asal Jakarta, Man Sinner, resmi menandai kebangkitannya dengan merilis single terbaru berjudul Akhiri Perpecahan.

Man Sinner sebelumnya dikenal lewat album penuh Bumi Menangis, yang memuat 15 lagu dengan tema sosial dan perlawanan.

Di dalamnya terdapat lagu-lagu seperti Intro, Outro, Selamat Datang, Hey Punkers, Beautiful Rebel, Meraih Semua Mimpi, Peduli, UUD, Supir Truk, Bangkit dan Yakinlah, Terbunuh Masa Lalu, Hilangkan Penat, dan Kompas Anthem (East Cruel).

Lagu Akhiri Perpecahan sendiri sebenarnya sudah masuk dalam album tersebut, namun kini diangkat kembali sebagai penanda kebangkitan mereka.

Tak berhenti di satu rilisan, Man Sinner juga tengah mempersiapkan single berikutnya berjudul Kembali, yang dijadwalkan rilis dalam waktu dekat.

Jika Akhiri Perpecahan adalah seruan untuk bersatu, maka Kembali menjadi bentuk refleksi atas perjalanan mereka selama ini, sebuah pernyataan bahwa Man Sinner tidak hanya kembali, tetapi juga siap melangkah lebih jauh dengan formasi yang lebih solid dan semangat yang tetap teguh.

Kehadiran Man Sinner di tengah gempuran tren musik digital dan budaya instan menjadi pengingat bahwa musik masih bisa menjadi alat perjuangan, ruang ekspresi, dan sarana membangun solidaritas.

Di saat banyak band memilih jalur aman, Man Sinner tetap setia pada akar skatepunk yang mereka perjuangkan sejak awal.

Dengan energi baru, lirik yang tajam, dan semangat yang tak pernah padam, Man Sinner siap kembali mengguncang gigs-gigs di berbagai penjuru Tanah Air.

Mereka tidak hanya membawa musik, tetapi juga pesan: bahwa di tengah dunia yang semakin terpecah, suara-suara dari bawah tetap bisa bersatu dan bersuara lantang.

Lagu Akhiri Perpecahan digarap bersama Fyan Sinner, vokalis dari unit punk rock asal Yogyakarta, Rebellion Rose, dalam sebuah kolaborasi yang tak hanya musikal, tetapi juga ideologis.

Baca Juga :   Rayakan 20 Tahun, Java Jazz Festival 2025 Hadirkan Deretan Musisi Berkualitas Dunia

Kembalinya Man Sinner bukan sekadar comeback, melainkan pernyataan sikap terhadap kondisi sosial yang semakin terfragmentasi. Lewat Akhiri Perpecahan, mereka menyuarakan keresahan atas diskriminasi yang kian mengakar, baik secara sosial, rasial, maupun agama.

Lagu ini juga menjadi refleksi atas perpecahan yang kerap muncul bahkan di dalam komunitas musik itu sendiri, menjadikannya relevan tak hanya bagi pendengar punk, tetapi juga bagi siapa pun yang merindukan solidaritas.

Dalam keterangan tertulisnya, personel Man Sinner menegaskan bahwa musik bagi mereka adalah medium perjuangan.

“Setelah tiga tahun diam, kami merasa waktunya untuk kembali,” tutur para personel Man Sinner, dikutip Opsi pada Senin, 27 Oktober 2025.

“Lagu ‘Akhiri Perpecahan’ jadi pengingat bahwa semangat punk bukan cuma soal musik cepat dan lantang, tapi juga tentang menyatukan perbedaan dan saling dukung,” ucap mereka.

Secara musikal, single Akhiri Perpecahan tetap mempertahankan karakter khas Man Sinner yang cepat, agresif, dan penuh energi. Namun, ada kedewasaan baru yang terasa dalam struktur lagu dan liriknya.

Perpaduan vokal antara Man Sinner dan Fyan Sinner menciptakan dinamika yang kuat, seolah menjadi dialog dua suara dari dua kota yang berbeda, namun memiliki keresahan yang sama. Liriknya lugas dan langsung, tanpa basa-basi, namun tetap menyisakan ruang untuk interpretasi dan refleksi

Single Akhiri Perpecahan dan seluruh materi dalam album Bumi Menangis kini sudah tersedia di berbagai platform pemutar musik digital. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lesti Kejora Jadi Kolaborator di Konser 30 Tahun UNGU
Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara
Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman
Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna
Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future
Donne Maula Rilis Harum, Lagu Tentang Alasan Tetap Berjuang
INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang
Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia
Unit skatepunk asal Jakarta, Man Sinner, resmi kembali ke panggung musik dengan merilis single terbaru berjudul Akhiri Perpecahan.

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:52 WIB

Lesti Kejora Jadi Kolaborator di Konser 30 Tahun UNGU

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:50 WIB

Donne Maula Rilis Harum, Lagu Tentang Alasan Tetap Berjuang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Berita Terbaru

Penyanyi dangdut, Lesti Kejora. (Foto: Istimewa)

Musik

Lesti Kejora Jadi Kolaborator di Konser 30 Tahun UNGU

Jumat, 24 Jul 2026 - 21:52 WIB

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB