Dari Sanremo ke Cipete: Atiya Purnomo Hadir di Main-Main Vol. 27

- Editor

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyanyi solo, Atiya Purnomo saat tampil di program musik Main-Main di Cipete. (Foto: I Wayan Bagiartana)

Penyanyi solo, Atiya Purnomo saat tampil di program musik Main-Main di Cipete. (Foto: I Wayan Bagiartana)

Jakarta – Jakarta Selatan kembali menjadi saksi geliat musik independen lewat gelaran Main-Main di Cipete edisi ke-27 yang berlangsung di Casatopia Cafe. Acara yang konsisten hadir setiap Senin malam ini tetap dipandu oleh Eno Suratno Wongsodimedjo dan Qenny Alyanno, menghadirkan atmosfer hangat dan penuh eksplorasi musikal.

Lima musisi lintas genre tampil malam itu, masing-masing membawa warna dan karakter khas. Atiya Purnomo membuka panggung dengan lagu-lagu bertema pemberdayaan, termasuk Manusia Istimewa dan versi daur ulang Ceria milik J-Rocks.

Penyanyi muda ini sebelumnya pernah mewakili Indonesia di ajang Sanremo Junior di Italia.

Prabawa melanjutkan dengan balutan pop ballad yang menyentuh, membawakan Ku Cemburu dan Aku yang Memilihmu. Lirik-liriknya yang jujur dan aransemen intim menjadi ruang refleksi bagi penonton.

Bob Atea tampil dengan pendekatan eksperimental, memadukan ambient dan spoken word dalam nuansa indie-rock dan emo. Penampilannya memberi kejutan segar di tengah rangkaian acara.

Benny Ciko menghadirkan urban pop yang ringan dan relevan, membawakan Aduh Macet bersama sang istri. Lagu tersebut menjadi potret kehidupan kota yang akrab bagi banyak pendengar.

Zenith Project menutup malam dengan semangat elektronik dan nasionalisme lewat Semangat Merah Putih dan Aku Sendiri (Lagi), serta dua lagu baru yang belum diumumkan judulnya. Grup ini dikenal dengan eksplorasi genre electronica dan eurodance.

Program Main-Main di Cipete kembali menunjukkan bahwa musik independen Indonesia terus berkembang dan menemukan ruangnya. Tanpa tiket masuk dan dengan suasana yang akrab, acara ini menjadi wadah penting bagi musisi lokal untuk bertemu langsung dengan pendengarnya.

Casatopia Cafe malam itu bukan sekadar tempat tampil, melainkan ruang berbagi semangat dan cerita yang tak lekang oleh waktu. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Line Up Fase 2 Flavs Festival 2023 Resmi Diumumkan

Berita Terkait

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled
Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa
DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre
Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua
Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita
Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta
Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian
Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita
Program musik independen Main-Main di Cipete kembali hadir menyapa penikmat musik Jakarta Selatan dalam edisi ke-27 yang digelar di Casatopia Cafe.

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB