Iconic Tourist Buka Album Perdana Lewat Double Single Give it to Me dan Oh Honey

- Editor

Senin, 27 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grup band Iconic Tourist mengumumkan rencananya untuk merilis album debut mereka bertajuk If There Were A Band At The Opera.

Grup band Iconic Tourist mengumumkan rencananya untuk merilis album debut mereka bertajuk If There Were A Band At The Opera.

Jakarta – Iconic Tourist, unit rock alternatif asal Cibubur mengumumkan rencananya untuk merilis album debut mereka bertajuk If There Were A Band At The Opera dengan melepas dua single pembuka yang masing-masing berjudul Give it to Me dan Oh Honey.

Iconic Tourist sendiri merupakan band yang terbentuk atas inisiasi Jova Rangkuti (vocal/gitar) dan Reno Rendragraha (drum)pada 2019 lalu. Kala itu, mereka berdua memiliki keinginan untuk membentuk unit musik dengan konsep menggabungkan inspirasi dan selera musik masing-masing.

Dengan riff gitar yang catchy dan latar ambient yang kaya, Jova memulai perjalanan Iconic Tourist dengan menuliskan lagu pertama mereka bertajuk No One is Going to Know the Difference pada 2020. Lagu ini, dipasang menjadi semacam benang merah atau warna pertama yang akan menggambarkan genre/mood band tersebut.

Di tahun yang sama, Iconic Tourist kemudian melepas lagu Too Tired yang memiliki warna berbeda, tetapi tidak menghilangkan nuansa ‘dark’ seperti lagu pertama mereka.

Jova dan Reno terus berupaya menjaga eksistensi Iconic Tourist dengan memperkenalkan dua lagu awal mereka.

Sempat mengalami beberapa kali pergantian personel, keduanya kemudian menggarap lagu Oh Honey yang menjadi terobosan dan semangat baru untuk tetap melanjutkan produksi album mereka dengan formasi 2 orang saja.

Baru pada 2023, Jova Rangkuti dan Reno Rendragraha sepakat mendaulat Ananda Viguno untuk mengisi departemen gitar dan Tyo Priohutomo di instrumen bass. Dengan formasi baru ini, Iconic Tourist seolah mendapat gairah baru untuk menyelesaikan materi album mereka.

Single Give it to Me menjadi lagu pertama yang diciptakan dengan formasi lengkap Iconic Tourist. Mencoba menggambarkan suasana “marah” dengan sedikit permainan tempo, lagu ini akhirnya diputuskan untuk menjadi single pertama mereka untuk menyambut album perdana.

Baca Juga :   Unit Skatepunk, Man Sinner Getarkan Kopi Wangsa Bogor di Buitenstage

Pada akhir tahun 2024 single Give it to Me dan Oh Honey mengudara dan sudah tersedia di platform-platform musik daring.

Jova dan Reno menjelaskan bahwa dua lagu Give it to Me dan Oh Honey merupakan kelanjutan proyek musik Iconic Tourist yang sudah berjalan sejak 2020 silam tersebut.

Tak hanya dilepas dalam format audio, Iconic Tourist juga merilis video live session dari kedua single tersebut, bertujuan untuk memberikan sedikit gambaran terhadap energi dan permainan lampu maupun visual yang bisa diharapkan dari penampilan live mereka. Video live session sudah dapat dinikmati di Youtube: Iconic Tourist.

Album perdana Iconic Tourist bertajuk If There Were A Band At The Opera diagendakan meluncur ke pasaran pada 2 Februari 2025 mendatang.

Berisikan 12 lagu dengan dominasi genre alternative dan alternative-rock, karya ini mencampur berbagai warna dan mood untuk menciptakan nuansa yang abstrak.

Lirik-lirik lagu dalam album ini lahir dari keresahan dan pikiran penulis tentang kehidupan pribadi hingga kritik sosial.

“Dibanding sebuah pesan, album ‘If There Were A Band At The Opera’ lebih bisa disimpulkan sebagai wadah untuk menuangkan emosi dan perasaan,” ucap Jova Rangkuti.

“Liriknya lahir dari keresahan dan isi pikiran penulis yang menceritakan tentang kehidupan pribadi sampai kritik sosial. Sementara dari segi musik, album ini cukup mencampur banyak warna dan mood, sehingga menciptakan nuansa yang sedikit abstrak jika didengarkan secara keseluruhan,” katanya.

Selain merilis album, Iconic Tourist juga berencana menggelar showcase pada pertengahan tahun 2025. Showcase ini bertujuan untuk memperkenalkan album baru mereka dan memberikan gambaran energi serta visual dari penampilan live mereka. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika
gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled
Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa
DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre
Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua
Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita
Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta
Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB