Album Banal Semakin Binal Milik The Jansen Dirilis dalam Format Piringan Hitam

- Editor

Sabtu, 27 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grup musik, The Jansen. (Foto: Istimewa)

Grup musik, The Jansen. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Unit punk-rock The Jansen resmi melepas album ketiga Banal Semakin Binal dalam format piringan hitam alias vinyl, tepat pada pesta sokongan rilisan fisik Record Store Day 2024 yang dirayakan di seluruh dunia.

Selepas dirilis dalam format cakram padat, digital, dan NFT pada pertengahan tahun 2022, album Banal Semakin Binal menuai berbagai macam respons positif dari para penikmat musik.

Bahkan pada salah satu platform streaming digital, The Jansen memiliki lebih dari 1 juta pendengar per bulannya.

Pencapaian album Banal Semakin Binal bisa dibilang sangat baik, terbukti dengan menjadi salah satu dari 10 Album Indonesia Terbaik 2022 versi media VICE Indonesia, lalu masuk ke dalam Yearender: 2022’s Best Music Album oleh The Jakarta Post, juga menyabet piala AMI Awards 2022 dalam kategori Album Rock Terbaik.

Album Banal Semakin Binal format vinyl sudah mulai dijual pada Jumat, 26 April 2024 secara serempak baik offline di toko [at]demajors M Bloc, Jakarta dan online di website www.demajors.com mulai pukul 19.00 WIB.

Piringan hitam album Banal Semakin Binal juga tersedia lewat jaringan (at)demajors di seluruh Indonesia mulai hari yang sama, dibanderol dengan harga Rp 250 ribu per kepingnya.

Lewat keterangan tertulisnya, personel The Jansen yang kini diperkuat kakak-beradik Cintarama Bani Satria (vokal, gitar) dan Adji Pamungkas (gitar bas) ini mengatakan bahwa vinyl yang dilepas kali ini merupakan rilisan yang khusus dirilis untuk pasar Indonesia.

Peluncuran piringan hitam album Banal Semakin Binal milik The Jansen terealisasi atas kerja sama dengan label independen Demajors.

“Kami senang sekali bisa merilis piringan hitam album Banal di negeri sendiri, dengan harga yang sangat bersahabat,” tutur Adji.

Baca Juga :   Slank Bakal Gelar Tur Konser Album Tujuh Bareng Make a Show

“Mudah-mudahan bisa diterima dan dihidupi tidak hanya oleh penggemar The Jansen atau kolektor piringan hitam saja, tetapi dari kalangan remaja hingga dewasa, tentunya seluruh masyarakat Indonesia yang menyukai musik,” ujar dia. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah
People Sweet Tawarkan Refleksi Sosial Lewat Single Parade Ego
Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)
Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu
Konflik Royalti Musik Rp 14 Miliar, LMKN Dilaporkan ke KPK
Pindah Lokasi Konser, Dream Theater Siap Guncang Beach City International Stadium
Idgitaf Ungkap Kecemasan dan Harapan Lewat Single Rutinitas
Gerakan Warga Wargi Menanam Warnai Penjualan Tiket Synchronize Fest 2026

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:26 WIB

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:05 WIB

People Sweet Tawarkan Refleksi Sosial Lewat Single Parade Ego

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:49 WIB

Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:47 WIB

Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:46 WIB

Konflik Royalti Musik Rp 14 Miliar, LMKN Dilaporkan ke KPK

Selasa, 6 Januari 2026 - 03:08 WIB

Idgitaf Ungkap Kecemasan dan Harapan Lewat Single Rutinitas

Sabtu, 27 Desember 2025 - 01:23 WIB

Gerakan Warga Wargi Menanam Warnai Penjualan Tiket Synchronize Fest 2026

Kamis, 25 Desember 2025 - 18:24 WIB

Eksplorasi Musik Tanpa Batas ala Patrick Lesmana dalam EP Yabai

Berita Terbaru

Dokumentasi Boleh Gig edisi 7 Januari 2026. (Foto: Istimewa)

Musik

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:26 WIB