Gempa Cianjur: Mensos Minta ini untuk Kawasan Terisolasi

- Editor

Minggu, 4 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Keterputusan akses terhadap makanan merupakan problem mendasar sekaligus krusial bagi masyarakat terdampak bencana. Gempa bumi Cianjur membawa dampak luas, sebagian titik-titik terjauh putus aksesibilitasnya.

Hal ini membuat warga tidak terakses oleh makanan. Untuk membantu masyarakat terdampak, Menteri Sosial Tri Rismaharani meminta semua Unit Pelaksana Teknis (UPT) harus bergerak menyalurkan bantuan permakanan siap santap.

Tim Sentra Mulya Jaya harus menembus Dusun Sarongge Girang Rt 03, RW 09, Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. Berada di bawah kaki Gunung Gede, dusun dengan populasi 153 jiwa ini rumah warga hancur, terisolasi, dan mengalami kelangkaan pangan.

Tim harus berjalan menanjak di pinggang gunung sejauh 1 km. Dengan berjalan kaki, tim membawah peralatan berupa tenda, peralatan lain, dan makanan. Jalan setapak dan lincin. Butuh waktu sekitar hampir 60 menit.

Hal sama dialami tim Sentra Handayani Jakarta. Mereka menembus mengantarkan bantuan permakanan siap saji ke Desa Bunikasih, Kecamatan Warungkondang di atas bukit.

Hal sama dilakukan oleh sentra-sentra lainnya yang tersebar bertugas di posko pengungsian kecamatan lain. Mendistribusikan makanan menembus daerah-daerah terisolir.

Baca Juga :   Peretas Korea Utara Curi Kripto USD 620 Juta dari Game Axie Infinity

“Kami bergerak menjangkau lokasi warga yang terisolir. Tim kami membawa dan mendistribusikannya langsung kesana,” kata Kepala Sentra Terpadu “Kartini” Temanggung Rachmat Koesnadi selaku ketua koordinator posko pengungsian di Lapangan Jagaraksa, Kec. Warungkondang yang membawahi Sentra Terpadu “Kartini” Temanggung, Sentra Terpadu “Prof. Dr. Soeharso” Surakarta, dan Sentra “Handayani” Jakarta.

“Khusus pendistribusian makanan di posko pengungsian Warungkondang, menjadi tugas harian dari Sentra Handayani. Kami bagi-bagi tugas demi kelancaran semuanya,” terang Rachmat Koesnadi.

Medan yang ekstrem dengan jalan tanjakan dan turunan curam. Belum lagi jalanan yang terhalang material reruntuhan bangunan.

Baca Juga :   Farhat Abbas Ajak Saiful Jamil Gabung ke Partai Pandai

Cuaca yang tidak menentu juga mempersulit tim untuk menjangkau posko yang berada di lokasi yang agak terisolir sehingga membuat jalanan cenderung licin dan berbahaya untuk dilewati merupakan hal yang ditemui oleh kawan-kawan dari Sentra Handayani yang setiap hari harus mendistribusikan makanan ke tenda-tenda mandiri.

“Namun ini tidak menghalangi berjalannya penyaluran bantuan,” ucap Vivi Marlina yang menjadi penanggungjawab dalam pendistribusian makanan untuk Kecamatan Warungkondang dan sekitarnya.

“Kami harus jalan kaki, pakai motor, hujan – hujanan. Namun saya lihat teman – teman yang turun sangat bersemangat dibantu bersama relawan dan TNI untuk mengantarkan ke lokasi tersebut,” kata Rachmat menegaskan kembali.

Baca Juga :   Kemensos dan Kitabisa Bantu 3 Penderita Penyakit Berat

Dari sini, makanan siap saji tidak hanya disalurkan untuk penyintas di posko. Kebutuhan makanan dari pengungsi di sekitar posko dan desa-desa sekitar juga diberikan.

Saat menjangkau lokasi terisolir, tim Kemensos juga melakukan pendataaan atau asesmen kepada penyintas.

Hal ini dimaksudkan agar jumlah bantuan sesuai dengan yang dibutuhkan sehingga tidak berlebihan dan menjadi mubazir. Pendataan juga bertujuan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

Baca Juga :   BLT Minyak Goreng Dapat Perhatian Khusus, Diserahkan Langsung Presiden dan Wapres

“Tepat sasaran ini penting, supaya benar bahwa bantuan sampai kepada yang berhak, itu yang menjadi tujuan kita, jangan sampai dimanfaatkan oleh yang tidak terdampak,” kata Rachmat.

Penyaluran bantuan permakanan sangat dirasakan manfaatnya oleh para penyintas. “Alhamdulillah, Alhamdulillah sekali, sangat terbantu dengan Kemensos datang mengantar makanan. Sebelumnya enggak ada yang mikirin,” kata Ketua RW 009, Desa Bunikasih, Kecamatan Warungkondang Ucup Saefullah.

Posko Penanganan Bencana Lapangan Jagaraksa mendistribusikan makanan perhari sekitar 7.400 bungkus makanan yang diperuntukkan bagi 4 desa di wilayah Kec. Warungkondang. Penyaluran akan terus dilakukan hingga para penyintas mampu mandiri secara pertahap. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:06 WIB

Josh Holmes Gelar Konser Intim di Jakarta, Tiket Ludes dalam Lima Hari

Kamis, 30 April 2026 - 22:38 WIB

Latihan Pestapora 2026 Malaysia Hadirkan Pamungkas dan Sheila On 7

Berita Terbaru

Musisi dan produser Ade Govinda sukses meraih 8 Platinum dari Asiri. (Foto: Istimewa)

Musik

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB