Pemerintah dan UNDP Launching Dokumen Blue Financing Strategic

- Editor

Kamis, 13 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pada Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi bersama dengan United Nations Development Programme (UNDP) telah mengembangkan Dokumen Blue Financing Strategic (BFS) yang telah diadopsi dalam SDGs Government Securities Framework.

Sebagai salah satu wujud nyata terhadap komitmen Indonesia untuk memajukan kerja sama maritim dan iklim di antara negara kepulauan dan negara kepulauan, pada Rabu (12-10-2022) telah dilaksanakan Peluncuran Dokumen Blue Financing Strategic.

Serta, Penandatanganan Perjanjian Pembiayaan antara Pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi dan The Resident Representative of UNDP Indonesia serta disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dan UNDP Assistant Secretary-General and Director Bureau for Asia and Pasific.

“Dokumen Blue Financing Strategy, yang peluncurannya telah kita lihat di sini, menetapkan arah bagi semua orang untuk mengembangkan dan mencari cara paling optimal untuk dapat membantu kolaborasi serta memanfaatkan keuntungan yang menjanjikan dari ekonomi laut yang sedang berkembang,” tutur Menko Luhut saat memberi sambutan.

“Agenda hari ini menggarisbawahi komitmen Indonesia untuk mengambil bagian dan berkontribusi positif pada kerja sama global yang nyata untuk mewujudkan transformasi menuju tujuan pembangunan berkelanjutan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Jodi Mahardi menyampaikan bahwa dokumen BFS ini menjadi salah satu landasan untuk mengembangkan dan mengakses kerangka obligasi biru yang kredibel, yang telah menjadi bagian terintegrasi dari SDG Government Securities Framework yang diterbitkan pada September 2021.

Baca Juga :   Pemerintah Serius Kembangkan Kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi

“Melalui dokumen strategis ini, Indonesia berpotensi membuka peluang penerbitan “Prinsip Blue Bond” di pasar global. Saat ini, hanya tiga standar global yang digunakan dalam penerbitan obligasi: Prinsip Green Bond, Prinsip Social Bond, dan Sustainability-Linked Bonds,” ungkap Jodi.

“Kami berharap dokumen ini akan menjadi elemen penting dalam pengembangan keuangan biru untuk negara kepulauan dan negara kepulauan,” sambungnya.

Kanni Wignaraja, UNDP Assistant Secretary-General and Director Bureau for Asia and Pasific menjelaskan, Blue Financing Strategy berpotensi menjadi salah satu kontributor utama bagi perkembangan ekonomi biru Indonesia, membawa perubahan yang berdampak pada masyarakat yang membutuhkan, dan membangun model pembiayaan yang sukses.

Baca Juga :   Produsen Minuman AJE Ekspansi Kategori Baru Ikan Kaleng

“Model-model ini yang akan menyatukan pemangku kepentingan jika kita ingin upaya kita tidak hanya berhasil, tetapi juga berkelanjutan. Sudah tidak diragukan bahwa solusi pembiayaan biru yang berhasil terbukti di Indonesia juga akan membawa manfaat dan peluang bagi negara-negara AIS lainnya,” tegas Kanni.

“Penandatanganan perjanjian hari ini merupakan dukungan yang diperluas dan ditingkatkan sehingga akan memungkinkan pertukaran pengetahuan dan meningkatkan kerja sama di bawah AIS Forum dengan Indonesia sebagai penggerak upaya ini,” tambahnya.

Menko Luhut juga menyampaikan perhargaannya kepada UNDP Resident Representative in Indonesia, Norimasa Shimomura beserta jajarannya sehingga semua proses pembentukan AIS Forum dapat berjalan dengan lancar.

Ia yakin dengan kerjasama yang sangat baik yang telah berlangsung antara Pemerintah Indonesia dan UNDP, AIS Forum akan dapat mencapai tujuan utama pembentukannya, yaitu untuk mewujudkan kerjasama yang saling membangun antara negara-negara peserta AIS Forum, khususnya dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, ekonomi biru, pengelolaan sampah plastik, dan pengembangan tata kelola maritim yang baik.

“Saya berharap komitmen pendanaan sebesar 5 juta US Dolar yang disiapkan oleh Pemerintah Indonesia dalam kerangka AIS Forum dapat digunakan untuk mengimplementasikan program-program yang praktis, membumi, dan secara inovatif meningkatkan misi global meningkatkan penghidupan masyarakat pesisir,” terang Menko luhut.

“Saya tegaskan bahwa dalam 5 tahun ke depan sekretariat Forum AIS dapat dibentuk secara mandiri untuk menjalankan semua fungsinya secara kelembagaan. Pemerintah Indonesia akan terus berkomitmen pada berbagai program unggulan, seperti pembentukan AIS Forum dalam kerangka implementasi yang mendorong visi kami untuk bergerak menuju masa depan laut yang berkelanjutan,” lanjutnya.

Baca Juga :   Abdul Halim Iskandar Beberkan Konsep Pemulihan Ekonomi Desa

Menanggapi Menko Luhut, Norimasa Shimomura menyambut baik kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan UNDP sebagai sebuah tonggak dalam mempromosikan kemitraan multilateral melalui AIS Forum yang dipelopori oleh Indonesia yang menunjukkan komitmen Indonesia untuk mendukung negara-negara lain dengan perlindungan laut, pembangunan ekonomi biru dan pembiayaan biru.

“Hari ini kami menandatangani perjanjian di mana Pemerintah Indonesia memberikan kontribusi 5 juta US Dollar melalui UNDP untuk tujuan ini. Forum AIS mencerminkan aspirasi konstruktif Indonesia untuk memainkan peran internasional dan regional yang jauh lebih besar untuk mempromosikan pembangunan berkelanjutan,” tandas Norimasa.

“Hari ini kita menyaksikan kemajuan penting lainnya yakni peluncuran Dokumen Blue Financing Strategic untuk menarik modal publik dan swasta untuk mendukung pembangunan biru,” sambungnya. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB