Tolak Kenaikan Harga BBM, PKS ‘Walk Out’ dari Rapat Paripurna DPR

- Editor

Rabu, 7 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelopor.id | Jakarta – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPR RI, menegaskan sikap mereka menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dengan walk out dari Rapat Paripurna. Langkah ini, untuk menekankan bahwa kenaikan harga BBM bersubsidi akan memberatkan hajat hidup rakyat Indonesia.

“Kami ingin menyampaikan aspirasi masyarakat melalui PKS,” tutur Anggota DPR RI Mulyanto yang mewakili F-PKS dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2022-2023 dengan agenda Pembicaraan Tingkat II/Pengambilan Keputusan atas RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN TA 2021 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (06/09/2022).

“Dengan ini, kami menyatakan bahwa Fraksi PKS menolak kenaikan harga BBM bersubsidi karena ini jelas-jelas memberatkan masyarakat. Hari ini, di depan demo yang dilaksanakan oleh masyarakat, kami mendukung penolakan ini. Karenanya, dengan ini, kami, Fraksi PKS menyatakan walk out dari forum (Rapat Paripurna) ini,” sambung Mulyadi.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo mengumumkan, bahwa Pemerintah akan menetapkan kenaikan harga BBM bersubsidi pada per Sabtu (03/09/2022). menurut Kepala Negara, keputusan ini diambil sebagai pilihan terakhir. Di samping itu, Jokowi juga menjelaskan bahwa subsidi BBM akan mengalami penyesuaian. Di mana, sebagian subsidi BBM akan dialihkan untuk bantuan yang lebih tepat sasaran.

F-PKS pun, menolak kebijakan tersebut lantaran akan menurunkan daya beli rakyat Indonesia di tengah pemulihan akibat pandemi Covid-19. Apalagi, F-PKS juga menilai kenaikan BBM bersubsidi bukan kebijakan yang bijaksana pada saat rakyat Indonesia terpukul akibat imbas kenaikan harga minyak goreng dan pangan beberapa waktu lalu.

Adapun harga BBM jenis Pertalite harganya naik sebesar 30,72% menjadi Rp 10.000 per liter; solar naik 32,04% menjadi Rp 6.800 per liter; dan Pertamax harganya naik sebesar 16% menjadi Rp 14.500 per liter. []

Baca Juga :   Mendagri: Pemerintah Setuju Bahas Lebih Lanjut RUU Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:08 WIB

Perpaduan Etnik, Folk, dan Elektronik, Album Jejak Milik MIRZATAMI Resmi Dirilis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Berita Terbaru

ILustrasi Sepak Bola. (Foto: Istimewa)

Internasional

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:33 WIB