Ahli Strategi Pariwisata Minta Presiden Tunda Kebijakan Tiket Masuk TN Komodo Rp3,7 Juta

- Editor

Selasa, 19 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komodo berjemur di puncak bukit Loh Buaya di dalam Kawasan Taman Nasional Komodo. (Foto : Pelopor.id/BTN Komodo)

Komodo berjemur di puncak bukit Loh Buaya di dalam Kawasan Taman Nasional Komodo. (Foto : Pelopor.id/BTN Komodo)

“Terkait rencana kenaikan harga tiket masuk ke TN Komodo, semoga Bapak berkenan mempertimbangkan untuk menunda kebijakan ini.”

Pelopor.id | Jakarta – Ahli Strategi Pariwisata Nasional Taufan Rahmadi meminta Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menunda kebijakan penerapan tiket masuk Taman Nasional (TN) Komodo Rp3,7 juta perorang.

“Dear Bapak Presiden @jokowi inilah harapan dan jeritan masyarakat dan pelaku pariwisata di NTT terkait rencana kenaikan harga tiket masuk ke TN Komodo, semoga Bapak berkenan mempertimbangkan untuk menunda kebijakan ini,” tuturnya berdasarkan keterangan yang diterima redaksi Selasa, (19/06/2022.

Taufan menegaskan, ada banyak cara di dalam menjaga konservasi tanpa harus dengan menaikkan tarif yang menurutnya terlalu tinggi dan cenderung mematikan ekonomi masyarakat pariwisata yang saat ini baru berusaha untuk bangkit.

Taufan pun memberikan 4 saran konkrit terkait pro dan kontra kenaikan tiket masuk TN Komodo Rp3,7 juta untuk Pariwisata yang berkelanjutan dan mensejahterakan sebagai berikut:

1. Tunda kebijakan kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

2. Perkuat lagi program kesadaran berwisata di semua lapisan masyarakat melalui program yang berprinsip pada Community Based Tourism ( CBT ).

“Berpijak pada kekuatan komunitas di semua elemen masyarakat,” tegas Taufan.

Baca Juga :   Sandiaga Uno Ajak Generasi Muda Padang Ambil Peluang Sektor Ekonomi Kreatif
Taufan Rahmadi
Pengamat Pariwisata Nasional Taufan Rahmadi (tengah). (Foto: Pelopor.id/Fb TR)

3. Segera melakukan Musyawarah dengan semua unsur hexahelix pariwisata untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam menjaga konservasi komodo.

“Termasuk di dalamnya mengkaji besaran harga tiket yang rasional dengan didasarkan kesepakatan semua pihak,” tandas Taufan.

4. Mengeluarkan peraturan-peraturan tegas yang menyesuaikan dengan kondisi terkini.

“Yang mengikat seluruh masyarakat dan para stakeholder pariwisata sehingga akan terwujud budaya berwisata bertanggung jawab di kawasan TN Komodo,” Pungkasnya.

Baca Juga :   Kampung Majapahit Bejijong Jatim Masuk 50 Besar ADWI 2021
Yohanis Fransiskus Lema
Anggota Komisi IV DPR RI Yohanis Fransiskus Lema. (Foto:Pelopor.id/DPR.go.id)

Sementara Anggota Komisi IV DPR RI Fransiskus Lema, belum lama ini mengatakan, dengan kenaikan tarif Taman Nasional (TN) Komodo yang mencapai Rp3,75 juta per orang dan paket wisata bernama Experimentalist Valuing Environment (EVE) senilai Rp15 juta, secara tidak langsung pemerintah membatasi masyarakat kecil untuk berkunjung ke Pulau Komodo dan Padar.

“Pemerintah harus memikirkan multiplier effect dari kebijakan ini. Yang bisa pergi ke Pulau Komodo dan Padar hanya orang kaya saja. Ditambah, kebijakan ini memotong peluang ekonomi masyarakat sekitar, terutama para pelaku wisata lokal,” ucap pria yang kerap disapa Ansy Lema ini, Sabtu, (16/07/2022).

Baca Juga :   Nadiem Berencana Renovasi Ruang Kerja Rp5 Miliar, Pengamat: Seharusnya Tolak Anggaran yang Tidak Urgent
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno. (Foto: Pelopor.id/Kemenparekraf)

Rencananya, kebijakan kenaikan tarif Taman Nasional (TN) Komodo yang mencapai Rp3,75 juta per orang ini bakal dirilis resmi pada 29 Juli 2022 dan diterapkan mulai 1 Agustus mendatang. Harga tiket tersebut berlaku sama rata, baik untuk turis asing maupun wisatawan lokal.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan, kenaikan tarif masuk itu untuk biaya konservasi nilai jasa ekosistem lingkungan di kawasan tersebut. []

Baca Juga :   Apa itu Website Tasranselparekraf yang Diluncurkan Kemenparekraf?
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth Diduga Terobos Jalur Transjakarta dan Maki Polisi
Jakarta International Pet Show 2026 Siap Hadir di NICE PIK 2
Aston Villa Siap Panaskan GBK Lawan Indonesia All Stars
Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang

Senin, 20 Juli 2026 - 17:32 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:31 WIB

Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:00 WIB

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:17 WIB

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:34 WIB

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:34 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:28 WIB

Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta

Berita Terbaru

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB