Temui Keluarga Stunting di Magetan, Ini Kata Ketua DPR dan Menko PMK

- Editor

Jumat, 17 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko PMK, Muhadjir Effendy, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, meninjau keluarga stunting, disabilitas, dan lansia di Karangrejo, Magetan, Kamis (16/06/2022). (Foto:Pelopor.id/Kemenko PMK)

Menko PMK, Muhadjir Effendy, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, meninjau keluarga stunting, disabilitas, dan lansia di Karangrejo, Magetan, Kamis (16/06/2022). (Foto:Pelopor.id/Kemenko PMK)

Jakarta – Pemerintah dan DPR, fokus menangani stunting guna memastikan kualitas sumber daya manusia Indonesia lebih baik. Pemerintah juga berupaya mewujudkan target penurunan angka prevalensi stunting di tanah air hingga 14 persen pada 2024 mendatang.

Terkait hal ini, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo meninjau langsung keluarga stunting, disabilitas, dan lansia di Karangrejo, Magetan, Kamis (16/06/2022).

“Intervensi apapun bentuknya, jika sudah terkena stunting tak akan optimal. Maka itu mencegah stunting sangat vital untuk pembangunan Indonesia,” tutur Menko PMK berdasarkan keterangan resmi yang diterima Jumat, (17/06/2022).

Literasi gizi keluarga, dinilai sangat penting untuk mencegah stunting. Stunting di Indonesia tidak hanya terjadi pada kelompok yang miskin namun juga terjadi karena pola pengasuhan dan pengetahuan gizi yang rendah.

Oleh sebab itu, pemerintah terus memberikan perhatian guna menekan prevalensi stunting di Indonesia. Salah satu caranya dengan literasi gizi yang tidak hanya diterapkan kepada ibu hamil, tapi juga keluarga dan lingkungannya.

Sementara Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan, generasi penerus bangsa harus cukup gizi dan sehat. “Melihat situasi yang ada, saya memberikan perhatian penuh kepada stunting karena ini menjadi satu hal yang harus kita hilangkan segera,” kata Puan.

Menko PMK, Muhadjir Effendy, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, meninjau keluarga stunting, disabilitas, dan lansia di Karangrejo, Magetan, Kamis (16/06/2022). (Foto:Pelopor.id/Kemenko PMK)
Menko PMK, Muhadjir Effendy, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, meninjau keluarga stunting, disabilitas, dan lansia di Karangrejo, Magetan, Kamis (16/06/2022). (Foto:Pelopor.id/Kemenko PMK)

Dalam kesempatan itu, Ketua DPR RI juga berdialog dengan keluarga stunting dan penerima manfaat bansos lain. Dalam dialognya, diketahui rata-rata stunting terjadi karena pada 1000 hari pertama kehidupan bayi asupan gizinya tidak terpenuhi.

“Tadi saya tanya langsung, ternyata penyebabnya kebanyakan karena memang asupan gizinya kurang. Dalam artian, saat hamil ibunya kesulitan makan atau bayinya yang sulit makan dan pola asuh juga,” ungkap Puan.

Meski demikian, Kabupaten Magetan termasuk salah satu daerah yang sudah maju dalam mengatasi stunting. Tercatat prevalensi stunting di wilayah tersebut berada di angka 17,2 persen.

Baca Juga :   Eks Bos Bukalapak Jadi Penasihat Luhut Binsar Pandjaitan

Pada kesempatan yang sama, Puan memberikan bantuan secara simbolis kepada keluarga stunting, disabilitas dan lansia. Di antaranya 150 paket sembako, satu unit Antropometri, 9 unit kursi Roda, 7 unit tripod, dan 2 unit kursi roda adaptif elektrik, serta bantuan HP untuk penyandang tuli.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Bupati Magetan Suprawoto, Ketua DPRD Magetan Sujatno, OPD, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Tim Pendamping, Perangkat Daerah, para lansia, disabilitas, dan keluarga risiko stunting. []

INAYA UMPAN PANCING

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth Diduga Terobos Jalur Transjakarta dan Maki Polisi
Jakarta International Pet Show 2026 Siap Hadir di NICE PIK 2
Aston Villa Siap Panaskan GBK Lawan Indonesia All Stars
Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:53 WIB

Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Berita Terbaru