Tiongkok Bakal Kontrol Produksi Rokok Elektrik

- Editor

Selasa, 26 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi rokok elektrik. (Foto: Pixabay/Counselling)

Ilustrasi rokok elektrik. (Foto: Pixabay/Counselling)

Jakarta – State Tobacco Monopoly Administration, Regulator yang mengatur soal tembakau di Tiongkok, pada Senin (25/04/2022) mengeluarkan rancangan aturan untuk mengetatkan kendali produksi rokok elektrik dengan tujuan memperketat pengawasan industri.

Mereka, bakal mengontrol skala kapasitas produksi rokok elektrik secara wajar demi mencegah kelebihan kapasitas. Regulator juga melarang investasi asing di ritel produk rokok elektrik dan bakal meninjau investasi asing dalam produksi, yang mengharuskan perusahaan rokok elektrik yang ingin mendaftar di Tiongkok atau di luar negeri untuk mendapatkan persetujuan sebelumnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, Tiongkok dilaporkan terus memperketat pengawasannya terhadap rokok elektrik. Bahkan mereka mengubah undang-undang monopoli tembakau pada pada tahun lalu untuk memasukkan produk-produk tersebut.

Sejak saat itu, diputuskan bahwa perusahaan rokok elektrik hanya boleh menjual produknya melalui saluran resmi, dan melarang vendor menjual varian rasa rokok elektrik selain tembakau. Regulator juga meluncurkan standar teknis untuk rokok elektrik tersebut pada awal bulan ini.

Sejumlah perusahaan Tiongkok yang memproduksi dan menjual rokok elektrik berbasis garam nikotin untuk pasar domestik, muncul pertama kali pada 2018 menyusul kesuksesan produk serupa di luar negeri. Yang terbesar dari perusahaan-perusahaan itu adalah RELX Technology Inc., yang go public di New York pada Januari.

Sementara Industri rokok Tiongkok diketahui beroperasi di bawah monopoli yang dikelola negara, yang dikendalikan langsung oleh regulator tembakau – sebagai pihak yang menentukan harga dan distribusi untuk merek, dan menghasilkan pendapatan pajak bagi pemerintah. []

Baca Juga :   Industri Baja Tiongkok Mulai Terdampak Kejatuhan Evergrande Group
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta
Bank Jakarta Raih Indonesia 50 Best CEO Awards & Indonesia Best COO Awards 2026
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Dorong Peran BUMD DKI Sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Selenggarakan BUMD Leaders Forum
Danamart Luncurkan Blended Finance Pertama di Indonesia, Buka Akses Investasi ESG
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Bank Jakarta Hadirkan Posko Mudik di Rest Area KM 429 Semarang
Pilates Hunter Kemang Hadirkan Paket Promo Grand Opening Mulai Rp900.000

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Berita Terbaru

Penyanyi remaja, Lindee Cremona. (Foto: Istimewa)

Musik

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB