Menko Luhut: Tol Rangkas Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Banten

- Editor

Jumat, 1 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Luhut mengunjungi gerbang tol rangkas dan perbatasan seksi 1 dan seksi 2, Serang Panimbang, Banten, Kamis (31-03-2022). (Foto: Kemenko Marves)

Menko Luhut mengunjungi gerbang tol rangkas dan perbatasan seksi 1 dan seksi 2, Serang Panimbang, Banten, Kamis (31-03-2022). (Foto: Kemenko Marves)

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan mengatakan, pembangunan tol Rangkas akan meningkatkan pertumbuhan perekonomian di wilayah Banten. Hal ini, disampaikannya saat mengunjungi gerbang tol rangkas dan perbatasan seksi 1 dan seksi 2, Serang Panimbang, Banten, Kamis (31-03-2022).

“Ini harus selesai (pembangunan jalan tol), karena kalau ini selesai nanti meningkatkan perekonomian di Banten karena misal wisatawan Tanjung Lesung akan meningkat karena mereka bisa menghemat waktu ke sana, sehingga lebih banyak (pengunjung),” tutur Menko Luhut.

Berdasarkan kunjungan ini diiketahui jalan tol dengan seksi 1 (Serang-Rangkasbitung) sudah beroperasi dengan ruas 26,5 km, sedangkan seksi 2 dan seksi 3 masih dalam proses konstruksi dan beberapa kendala lainnya.

“Nanti saya akan undang MenPUPR, MenATR/BPN, Perhutani dan beberapa pihak terkait untuk merapatkan ini, untuk bahas apa masalahnya. Saya sudah bicara dengan Presiden, dan beliau bilang ini semua jadi, tapi harus rapi. Jadi kalau boleh saya titip kerjaan kalian supaya rapi dengan kuncinya pengawasan,” tegasnya.

Usai meninjau jalan tol, Menko Luhut menghadiri Tasyakuran Menyambut Bulan Suci Ramadhan di Kediaman Tokoh Lebak, Banten, Mulyadi Jayabaya. Dalam kesempatan itu, Menko Luhut menyampaikan bahwa dengan dibangunnya jalan tol, bukan hanya ekonomi saja yang jalan, tetapi pendidikan dan kesuksesan juga akan sejalan dengan kemajuan di Banten dengan salah satunya di kawasan Lebak ini.

“Jadi jalan tol akan diselesaikan, nanti sekitar Selasa-Rabu akan dirapatkan penyelesaiannya. Kalau benar ini jadinya, insya allah ekonomi jalan dan juga pendidikan jalan, kemudian kawasan industri kita akan dukung, sehingga KEK di Tanjung Lesung bisa diselesaikan,”ungkapnya.

Menanggapi perkataan Menko Luhut, Mulyadi Jayabaya menyampaikan bahwa pihaknya memberikan sekitar 200 hektar tanah untuk pengelolaan sampah atau limbah di Banten. Selain itu pemerintah daerah juga menggagas sekitar 10.000an hektar tanah menjadi kawasan industri.

Baca Juga :   Kemenkes Angkat Mohammad Syahril Jadi Jubir, Siti Nadia Kemana?

Menko Luhut

“Jadi nanti Banten ini maju untuk investasi karena ada 10.000an hektar kawasan industri di sini. Ini hebat. Juga Pak Jayabaya bilang ada sekitar 200 hektar tanah untuk pengolahan sampah atau limbah, ini akan menjadi hal luar biasa hebat. Sampah ini tanpa diketahui atau disadari, dia berdampak ke macam macam. Jadi masalah pembersihan sampah ini pemerintah akan dukung penuh. Dan bukan hanya itu, sampah diolah di sana, sehingga menciptakan lapangan kerja, membuat Banten jadi bersih dan produktif,” tandas Menko Luhut.

Di akhir pertemuan, tak lupa Menko Luhut kembali mengingatkan untuk selalu mentaati protokol kesehatan dan untuk melaksanakan vaksin lengkap. Menurutnya, penanganan dari puncak kasus Omicron telah turun 94 persen, dengan kita sudah hampir semua vaksin.

“Jadi saya titip di kesempatan ini, agar para Ulama dan Tokoh bisa kembali mengingatkan ke masyarakatnya soal manfaat vaksin dan vaksin booster. Penanganan covid-19 ini semua sukses karena kerja keras kita, kita diklaim dunia sebagai salah satu negara yang sukses menangani Covid-19. Indonesia ini negara hebat,” pungkas Menko Luhut. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Transformasi Menuju Bank Berorientasi Global, Bank Jakarta Resmi Luncurkan Kartu Debit Visa
Indonesia Ukir Sejarah di Kejuaraan Cheerleading World Championships (CWC) XII
Sidang Ke-6 Kasus Perselisihan Warga Ruko Marinatama Mangga Dua, Pihak Tergugat Enggan Beri Keterangan
UMKM dan Industri Kreatif Lokal Bakal Bersinar di IIMS 2026
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
Bank Jakarta Dukung Program Sanitasi Ramah Lingkungan Melalui Peresmian Instalasi Biodigester Komunal
FDA Setujui 4 Laboratorium Indonesia Uji Celsium-137
Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:09 WIB

Unit Skatepunk, Man Sinner Getarkan Kopi Wangsa Bogor di Buitenstage

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:10 WIB

Tanah Air Project Hadirkan Pesan Toleransi di Festival Gospel Gifest 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:25 WIB

Man Sinner Tutup Swag Event Episode 130 dengan Energi Penuh

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:46 WIB

Ifan Seventeen Sentuh Hati Pendengar Lewat Single Jangan Paksa Rindu (Beda)

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:26 WIB

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:49 WIB

Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:47 WIB

Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:46 WIB

Konflik Royalti Musik Rp 14 Miliar, LMKN Dilaporkan ke KPK

Berita Terbaru

Dokumentasi Boleh Gig edisi 7 Januari 2026. (Foto: Istimewa)

Musik

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:26 WIB