AS Masukkan Tencent dan Alibaba ke Daftar Hitam Pemalsuan Merek

- Editor

Sabtu, 19 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AS Masukkan Tencent dan Alibaba ke Daftar Hitam Terkait Pemalsuan Merek. (Foto:Pelopor.id/Nikkei Asia)

AS Masukkan Tencent dan Alibaba ke Daftar Hitam Terkait Pemalsuan Merek. (Foto:Pelopor.id/Nikkei Asia)

Pelopor.id – Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat atau USTR, mengumumkan dua e-commerce Tiongkok, Tencent dan Alibaba Group masuk dalam daftar Notorious Market. Perusahaan yang masuk di daftar ini, di duga terlibat atau memfasilitasi pemalsuan merek dagang dan pembajakan hak cipta.

Saat ini Alibaba dan Tencent sama-sama membantah dan menolak tudingan tersebut. Serta menyatakan bakal berkerjasama untuk membuktikan tudingan tersebut salah dan tidak berdasar, mengingat, Alibaba dan Tencent sama-sama mengaku telah aktif melakukan pemantauan, menghalangi.

Selain itu, mereka menindak setiap pelanggaran yang terjadi di seluruh platformnya, termasuk telah berinvestasi pada sumber daya untuk memperkuat perlindungan hak kekayaan intelektual.

USTR juga mengidentifikasi 42 e-commerce dan 35 pasar fisik yang dilaporkan terlibat atau memfasilitasi pemalsuan merek dagang maupun pembajakan hak cipta yang substansial, termasuk mengidentifikasi pertama kalinya AliExpress dan ekosistem e-commerce WeChat seperti dilansir dari Reuters, Jumat (18/2/2022).

Dalam daftar itu, AliExpress milik Alibaba dan WeChat besutan Tencent disebut memfasilitasi pemalsuan merek dagang yang substansial. Selanjutnya ada E-commerce yang berbasis di Tiongkok, Baidu Wangpan, DHGate, Pinduoduo, dan Taobao yang menjadi bagian dari daftar. Selain itu, ada sembilan pasar fisik yang berlokasi di Tiongkok yang masuk list ini. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Bisnis NFT Naik Daun, Line Terjun ke Blockchain dan Kripto

Berita Terkait

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Dorong Peran BUMD DKI Sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Selenggarakan BUMD Leaders Forum
Danamart Luncurkan Blended Finance Pertama di Indonesia, Buka Akses Investasi ESG
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Bank Jakarta Hadirkan Posko Mudik di Rest Area KM 429 Semarang
Pilates Hunter Kemang Hadirkan Paket Promo Grand Opening Mulai Rp900.000
Bank Jakarta Raih Golden Champion in Satisfaction, Loyalty, & Engagement pada 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and Engagement 2026
Ketua DPRD DKI: Bank Jakarta Naik Kelas, Kartu Debit Visa Bisa Digunakan di 200 Negara

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:00 WIB

Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7

Rabu, 5 November 2025 - 23:33 WIB

Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:19 WIB

WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Sabtu, 27 September 2025 - 17:32 WIB

Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal

Jumat, 5 September 2025 - 16:06 WIB

Perkuat Keamanan Digital Lewat SATSPAM, Indosat IM3 Hadir di Pestapora 2025

Selasa, 2 September 2025 - 18:58 WIB

Honest Card Tawarkan Inovasi Fintech untuk Kredit Aman dan Bertanggung Jawab

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:07 WIB

Spam dan Scam Meningkat, Provider Tri Indonesia Perkuat Perlindungan Digital Pelanggan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Indosat IM3 Hadirkan SATSPAM, Fitur Keamanan Digital Tanpa Ribet

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB