Imbangi Biaya Operasional, Nestle Naikkan Harga Jual KitKat

- Editor

Jumat, 18 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kitkat. (Foto:Pelopor.id/Sutterstock)

Kitkat. (Foto:Pelopor.id/Sutterstock)

Pelopor.id – Nestle, produsen makanan dan minuman multinasional mengumumkan kemungkinan naiknya harga cokelat KitKat pada tahun 2022 ini akibat meningkatnya biaya produksi barang.

Nestle mengaku, sebelumnya mereka telah menaikkan harga sebesar 3 koma 1 persen pada kuartal IV-2021 untuk mengimbangi kenaikan biaya operasional. Menurut Nestle, asumsi yang aman bahwa kenaikan biaya input untuk 2022 akan lebih tinggi dari 2021.

“Adalah asumsi yang aman bahwa kenaikan biaya input kami untuk 2022 akan lebih tinggi dari 2021. Itu adalah sesuatu yang harus kami renungkan dalam penetapan harga kami. Hampir tidak ada perusahaan yang bebas dari inflasi sekarang,” tutur CEO Nestle Mark Schneider dikutip dari BBC, Jumat,(18/02/2022)

Sementara Reckitt Benckiser, produsen kondom Durex mengumumkan bahwa alat kontrasepsi buatannya itu akan naik. Namun mereka berharap sebagian besar kenaikan dapat ditekan.

Biaya Reckitt naik 11% pada 2021. Meski demikian, tidak berarti harga kondom akan naik dengan persentase sebesar itu. Sebab, perusahaan memiliki cara untuk mengurangi dan mengelola harga.

“Kami peduli dengan daya saing merek kami,” ungkap Kepala Eksekutif Reckitt Benckiser, Laxman Narasimhan.

Perusahaan barang konsumen sebelumnya telah memperingatkan kenaikan harga untuk produk akibat kenaikan biaya bahan baku, energi dan tenaga kerja. Ini akan meningkatkan tekanan pada rumah tangga yang menghadapi krisis biaya hidup.

Berdasarkan data terbaru, inflasi mencapai level tertinggi selama 30 tahun sebesar 5,5% pada tahun ini hingga Januari 2022. Bank of England sendiri memperkirakan bahwa biaya hidup dapat mencapai lebih dari 7% pada musim semi, jauh di atas target inflasi 2%.

Sementara biaya gas dan listrik akan meningkat pada bulan April ketika batas harga energi baru yang lebih tinggi diperkenalkan. Pada saat yang sama, perusahaan, staf mereka dan wiraswasta akan membayar 1,25 lebih banyak dalam pound untuk Asuransi Nasional. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Hadirkan Cokelat, Prisia Nasution Ajak Peduli Kesehatan Mental Lewat Djiva Fest

Berita Terkait

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026
Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta
Bank Jakarta Raih Indonesia 50 Best CEO Awards & Indonesia Best COO Awards 2026
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Dorong Peran BUMD DKI Sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Selenggarakan BUMD Leaders Forum
Danamart Luncurkan Blended Finance Pertama di Indonesia, Buka Akses Investasi ESG
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:49 WIB

James F. Sundah Foundation Luncurkan Beasiswa Riset Hak Cipta

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:08 WIB

Konser Janji Suci 25 Tahun Yovie & Nuno Rayakan Seperempat Abad Berkarya

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:08 WIB

Perpaduan Etnik, Folk, dan Elektronik, Album Jejak Milik MIRZATAMI Resmi Dirilis

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

ILustrasi Sepak Bola. (Foto: Istimewa)

Internasional

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:33 WIB