Pelopor.id | Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel mengatakan, para sarjana baru adalah harapan dan energi baru bagi masyarakat, bangsa dan negara. Para sarjana baru juga diharapkan menjadi penggerak perubahan di kalangan masyarakat.
Gobel menyampaikan hal itu saat berceramah dalam acara wisuda sarjana dan pascasarjana di Universitas Mathla’ul Anwar (Unma), Padeglang, Banten, baru-baru ini seperti dilansir dari Parlementaria.
“Jangan berpuas dengan selembar ijazah yang tak bisa ditukar dengan uang. Indonesia memiliki keunggulan bonus demografi karena komposisi penduduknya didominasi usia muda. Sehingga mestinya masa depan Indonesia terang benderang karena banyak cahaya bersinar,” tuturnya.
Menurut Pimpinan DPR Koordinator bidang Industri dan Pembangunan ini, sukses atau gagal adalah pilihan bagi para sarjana. Mereka harus mengerahkan segala kemampuan yang dimiliki.
“Dengan iptek dan imtaq (iman dan taqwa), melalui ilmu pengetahuan yang dipelajari di bangku kuliah serta melalui doa, kegigihan dan keyakinan yang diserap dari kehidupan sehari-hari. Itu pengalaman saya saat diberi tantangan oleh ayah saya,” tegasnya.
Di sisi lain, Gobel juga mengatakan, sebagai sarjana dari lembaga pendidikan Islam, para lulusan Unma merupakan aset tersendiri dalam ekonomi halal dan potensi pasar ekonomi halal sangat besar.
Seperti terungkap dalam forum World Halal Summit akhir tahun lalu, potensi pasar ekonomi halal dunia mencapai USD 7 triliun. Menurut Gobel, hal itulah yang harus dimanfaatkan Indonesia. []












