Cegah Penyebaran Omicron, DPRD DKI Desak Hentikan Ganjil-Genap

Ilustrasi sejumlah orang berjalan di fasilitas umum. (Foto: Pelopor.id/Freepik)

Pelopor.id | Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono mendesak agar sistem ganjil genap ditiadakan, seiring dengan bertambahnya jumlah kasus Covid-19 varian Omicron di Jakarta.

“Kami meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mulai meniadakan ganjil-genap, sehingga diharapkan dapat mengurangi penggunaan transportasi massal,” kata Mujiyono dalam keterangannya, pada Selasa (18/01/2022).

Ia berharap dengan beralihnya masyarakat ke transportasi pribadi, dapat mengurangi transmisi lokal kasus Omicron. Meski demikian, Mujiyono juga meminta agar pemerintah memperketat kembali protokol kesehatan (prokes) di fasilitas umum dan tempat keramaian.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Mujiyono juga menyoroti penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah. Pasalnya, hingga kini sudah ada 39 sekolah di Jakarta yang ditutup akibat ditemukannya kasus Covid-19. Perusahaan-perusahaan di Jakarta pun diminta kembali menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Seperti diketahui, kasus positif Covid-19 varian Omicron di Jakarta kembali bertambah. Saat ini, angkanya sudah mencapai 825 orang, dengan mayoritas pasien adalah pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

“Total kasus Omicron sendiri 825, dari luar negeri 582, yang non perjalanan luar negeri 243,” ucap Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kepada wartawan, Senin (17/01/2022). []

Baca juga: Menko Luhut: Kasus Omicron Meningkat Signfikan, Transmisi Lokal Mendominasi

Baca Juga :   Menko Luhut Umumkan Jabodetabek PPKM Level 2

Pos terkait