Syahrul Yasin Limpo Dorong Mahasiswa Bawa Komoditas Pertanian Indonesia Mendunia

0
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Pelopor.id/Kementan)

Pelopor.id | Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mendorong mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa menjadi sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu membawa komoditas pertanian Indonesia menguasai pasar global. Apalagi, menurut Syahrul, Indonesia adalah negara subur yang bisa menghasilkan produksi pertanian berskala besar.

Sebagai informasi, Kementerian Pertanian (Kementan) baru saja melepas ekspor akhir tahun di 34 Provinsi Indonesia, dengan nilai transaksi mencapai Rp 14,4 triliun. Beberapa komoditas yang diekspor adalah buah manggis, pisang, kapulaga, kunyit, jagung dan tapioka.

Sedangkan dari subsektor perkebunan ada sawit, kelapa bulat dan kopi. Kemudian dari subsektor peternakan meliputi babi potong, daging dan serangga hidup. Sementara dari sayuran, ekspornya meliputi kacang hijau dan sejumlah produk hortikultura lainya.

Selain itu, Syahrul berharap agar Polbangtan Gowa terus melaksanakan Tugas Pokok dan Fungsi (tupoksi) Tridharma Perguruan Tinggi, dalam melakukan pengawalan dan pendampingan program utama Kementan, seperti peningkatan ekapor, peningkatan kesejahteraan petani dan penumbuhan wirausaha baru di bidang pertanian.

“Oleh karena itu kami mengharapkan agar Polbangtan Gowa bekerja keras dalam melahirkan petani milenial yang maju, mandiri dan modern,” ujar Syahrul.

Di sisi lain, Syahrul juga mendorong mahasiswa Polbangtan bergerak cepat dalam membuat inovasi baru bagi kemajuan sektor pertanian Indonesia. Menurutnya, mahasiswa harus bisa beradaptasi dan menghadapi segala tantangan yang makin berkembang pesat.

Menanggapi hal itu, Direktur Polbangtan Gowa Syaifuddin menyampaikan terima kasih atas arahan Mentan Syahrul dalam menyemangati mahasiswa Polbangtan Gowa. Apalagi, kata Syaifuddin, Polbangtan Gowa saat ini terus melakukan perbaikan secara terstruktur, mulai dari pelayanan pendidikan sampai metode pembelajaran.

“Kegiatan selanjutnya kami menyempurnakan program pendidikan berkelanjutan. Kami memperbaiki kualitas dosen. Mereka, kami sekolahkan untuk bisa memberikan ilmu yang baik kepada mahasiswa. Dan kami siap melaksanakan semua program dan rancangan yang disusun kementan,” tutupnya. []

Baca juga: Syahrul Yasin Limpo Bangun Ladang Jagung 1.200 Hektare di Gowa