Pengaduan Konsumen Naik 134% pada 2021

- Editor

Selasa, 21 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi Advokasi BPKN Andi Muhammad Rusdi. (Foto:Pelopor.id/BPKN)

Wakil Ketua Komisi Advokasi BPKN Andi Muhammad Rusdi. (Foto:Pelopor.id/BPKN)

Pelopor.id – Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) mencatat, pengaduan konsumen hingga 16 Desember 2021, naik 134% menjadi 3.211 dibanding tahun lalu yang mencapai 1.372. Dari jumlah itu, pengaduan tertinggi terdapat pada sektor jasa keuangan sebanyak 2.152 aduan.

Wakil Ketua Komisi Advokasi BPKN Andi Muhammad Rusdi menjelaskan, pengaduan di sektor keuangan pada tahun 2020 hanya 226.

“Pesatnya jumlah pengaduan di sektor itu tahun ini diperkirakan karena pengaruh pandemi Covid-19,” tuturnya dalam kegiatan Catatan Akhir Tahun 2021 bertema “BPKN RI Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2022 Akan Tumbuh Positif”, Senin (20/12/2021).

Menurut Andi Muhammad Rusdi, Peningkatan pengaduan konsumen juga terjadi di sektor e-commerce. Pada 2021, pengaduan sektor ini mencapai 491 dari 315 di tahun sebelumnya.

Sementara di sektor barang elektronika, telematika, dan kendaraan bermotor terdapat 32 pengaduan pada 2020, sedangkan pada 2021 naik menjadi 43. Lalu di sektor listrik dan gas rumah tangga, terdapat kenaikan dari 20 pengaduan pada 2020 menjadi 24 pada 2021.

Adapun di sektor obat dan makanan, pengaduan konsumen naik menjadi 11 dibandingkan pada 2020 sebesar enam pengaduan. Selanjutnya, di sektor layanan kesehatan terdapat 10 pengaduan, naik dari 2020 sebanyak sembilan pengaduan.

Baca juga : Menko Luhut: Cegah Penyebaran Omicron Karantina Jadi 14 Hari

Meski demikian, Andi Muhammad Rusdi menegaskan, tidak semua sektor mengalami peningkatan pengaduan konsumen. Pengaduan konsumen sektor perumahan turun dari 524 pada 2020 menjadi 247. Lalu, di sektor jasa telekomunikasi, pengaduan konsymen turun dari 78 menjadi 71, sedangkan di jasa transportasi turun dari 36 menjadi 30.

“Adapun pengaduan sektor lainnya mencapai 132 tahun ini, dibandingkan 2020 sebanyak 126,” ungkapnya.

Baca Juga :   Twitter Angkat Tiga Pemimpin Baru dalam Divisi Konsumen

Total risiko kerugian konsumen dari seluruh pengaduan yang diterima mencapai Rp 2,45 triliun pada 2021, jauh dari 2020 sebesar Rp 493,92 miliar. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sidang Ke-6 Kasus Perselisihan Warga Ruko Marinatama Mangga Dua, Pihak Tergugat Enggan Beri Keterangan
UMKM dan Industri Kreatif Lokal Bakal Bersinar di IIMS 2026
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
Bank Jakarta Dukung Program Sanitasi Ramah Lingkungan Melalui Peresmian Instalasi Biodigester Komunal
FDA Setujui 4 Laboratorium Indonesia Uji Celsium-137
Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI
JFW 2026 Hadirkan Perpaduan Tradisi dan Inovasi dalam Mode Indonesia
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 02:55 WIB

Angkat Tema Kehilangan, Dewi Hani Jayanti Rilis Single Karena Kucinta Dia

Selasa, 2 Desember 2025 - 18:38 WIB

Grup Band Paman Rilis Pelita, Lagu Penuh Harapan dan Refleksi

Selasa, 2 Desember 2025 - 17:59 WIB

Vitalia dan Agnes Arabella Bawa Nuansa Emosional di Program Musik Main-Main di Cipete Vol. 37

Minggu, 30 November 2025 - 18:48 WIB

Alf Tatale Gandeng Natasha Ryder untuk Video Musik Single Sesaat

Minggu, 30 November 2025 - 17:53 WIB

Siements hingga Party at Eden Guncang Tease Club Lewat Distorsi Gegap Gempita

Jumat, 28 November 2025 - 01:46 WIB

Annisa Dalimunthe dan Posan Tobing Hadirkan Lagu Anak Berjudul Anugerah Terindah

Jumat, 28 November 2025 - 01:10 WIB

Lemon Vanilla Ice & Your Raincoat Jadi Modal Awal Batavian Roulette

Kamis, 27 November 2025 - 00:09 WIB

Black Horses dan KILMS Siap Panaskan Distorsi Gegap Gempita 2025

Berita Terbaru