Pelopor.id – Perusahaan milik keluarga Riyadi, Multipolar, sepanjang 9 bulan pertama tahun ini membukukan penjualan neto sekitar 7 koma 4 triliun rupiah, atau turun 2 persen secara year-on-year.
Meski demikian, penurunan sejumlah beban telah mengangkat posisi bottom line perseroan, sehingga mampu membukukan laba bersih sekitar 156 miliar rupiah atau berbanding terbalik di banding 9 bulan pertama tahun lalu yang merugi lebih dari 503 miliar rupiah.
Adapun dari sisi kontribusi pendapatan, penjualan eceran dan distribusi mengalami penurunan 2 setengah persen menjadi sekitar 5 triliun rupiah.
Sedangkan pendapatan dari segmen teknologi informasi naik 5 persen secara tahunan menjadi 1 koma 9 triliun rupiah.
Total ekuitas perseroan tercatat Rp 4,72 triliun hingga September 2021 dari Desember 2020 Rp 3,96 triliun. Total liabilitas turun menjadi Rp 11,01 triliun hingga September 2021 dari 31 Desember 2020 Rp 11,71 triliun.
Total aset naik menjadi Rp 15,73 triliun hingga 30 September 2021 dari Desember 2020 Rp 15,68 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 1,3 triliun hingga 30 September 2021 dari Desember 2020 Rp 1,69 triliun. []












