Gus Halim: Model Usaha BUMDes yang Sukses Boleh Diduplikasi

0

Pelopor.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menyatakan, model-model pengelolaan usaha yang sukses di satu Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bisa diduplikasi dan dikembangkan di wilayah lain.

Hal ini disampaikannya saat meninjau usaha peternakan ayam petelur yang dikelola BUMDes Lalang Jaya, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Jumat (19/11/2021).

“Peternakan ayam petelur yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Lalang Jaya, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, bussines model-nya sudah bagus. Dari sisi produksi dan pemasaran juga terencana dengan baik sehingga bisa diduplikasi di BUM Desa yang mempunyai unit usaha sejenis,” tutur Gus Halim sapaan akrabnya.

Gus Halim menjelaskan, peternakan ayam petelur BUM Desa Sedulang Jaya ini akan membantu memperkuat ketahanan pangan hewani di Belitung Timur yang juga dikenal sebagai Negeri Laskar Pelangi.

Pengembangan usaha peternakan telur ini juga akan membantu warga untuk dapat memperoleh telur ayam dengan kondisi segar. Sehingga, kebutuhan gizi masyarakat setempat dapat terpenuhi dengan baik.

Dalam sehari, BUMDes Sedulang Jaya berhasil memproduksi lebih dari 3.000 butir telur dan menyuplai sebagian kebutuhan telur ayam di Kabupaten Belitung Timur.

“Produksi peternakan telur ini membuat telur yang dikonsumsi masyarakat Belitung Timur masih segar, dibandingkan harus mendatangkan telur dari luar daerah. Penting ini,” ungkapnya.

Selanjunya, Mendes PDTT berharap keberhasilan peternakan telur dapat ditularkan ke BUMDes lain untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat desa. Untuk seluruh BUMDes agar tidak segan-segan menduplikasi model usaha BUMDes yang telah sukses itu.

Tak lupa, Gus Halim mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan produk lokal yang ada di desa. Menurutnya membeli produk lokal penting dilakukan untuk membantu proses percepatan pemulihan ekonomi di desa dan daerah.

“Telur ayam dari luar banyak, tapi kalau masih ada dari lokal, ambil dari lokal untuk percepatan ekonomi di daerah. Kalau bisa duit itu jangan sampai keluar daerah, bahkan kalau bisa justru masuk, tapi jangan keluar,” tegasnya Menteri.

Adapun peternakan BUMDes Sedulang Jaya baru dikelola sekitar dua tahun terakhir dan modalnya dari dana desa. Selain peternakan, BUMDes Sedulang Jaya juga memiliki unit usaha di sektor lain, yakni pertokoan dan perkebunan hortikultura seperti sayuran dan cabai. []