BCA Wajibkan Nasabah Tukar Kartu Chip Sebelum 1 Desember 2021

0
BCA wajibkan nasabah menukar kartu ATM BCA dan Paspor BCA lama yang menggunakan teknologi magnetic stripe menjadi kartu chip sebelum 1 Desember 2021. (Foto: Pelopor/bca.co.id)

Pelopor.id | PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) mengumumkan bahwa kartu debit BCA non chip tidak akan bisa digunakan lagi efektif per 1 Desember 2021.

Langkah ini juga dilakukan untuk mendukung kebijakan Bank Indonesia (BI) yang mewajibkan penggunaan kartu debit berbasis chip untuk semua kartu yang diterbitkan di Indonesia, mulai 1 Desember 2021.

Terkait hal itu, BCA meminta para nasabah untuk segera menukarkan kartu debit atau kartu ATM paling lambat 30 November 2021. “Sebagai gantinya, BCA menyiapkan kartu debit chip yang bisa didapatkan melalui BCA mobile, kantor cabang BCA, CS digital dan Halo BCA,” demikian pengumuman dari bca.co.id yang dikutip Pelopor.id pada Rabu (17/11/2021).

Baca juga: BCA Bakal Setor Dividen Rp 1,69 Triliun ke Group Djarum

Penggantian kartu debit ke chip tidak dikenakan biaya alias gratis. Namun, khusus penggantian kartu melalui Halo BCA, nasabah akan dikenai biaya pengiriman kartu senilai Rp 20.000 atau US$1 atau S$2 per kartu, sesuai jenis mata uang dari rekening nasabah yang terhubung dengan kartu tersebut.

Perlu diketahui, kartu debit non chip meliputi Kartu ATM BCA dan Paspor BCA lama yang menggunakan teknologi magnetic stripe. BCA memastikan kartu debit berteknologi chip lebih aman, sehingga bisa mengurangi risiko pencurian data kartu.

Selain itu, dengan menukar kartu debit menjadi chip, nasabah bisa melakukan transaksi debit online untuk berbelanja daring, membeli voucer game, dan juga berlangganan aplikasi musik dan film. []