Pakaian Impor Kena Tambahan Bea Masuk Hingga Rp 63 Ribu Per Potong

0

Pelopor.id – Produk Fashion impor dikenai tarif berlapis mulai 12 November 2021, berupa pajak dan bea masuk, sehingga harganya menjadi lebih mahal dibanding sebelumnya.

Ketentuan penambahan tarif itu, terdapat dalam Peraturan Menteri Keuangan tentang pengenaan Bea Masuk Tindak Pengaman (BMTP) terhadap produk impor pakaian dan aksesorisnya.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan mengungkapkan, pengenaan BMTP dilatarbelakangi laporan Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia yang menyorot lonjakan impor produk pakaian dan aksesoris pakaian dapat menjadi ancaman serius industri dalam negeri.

Dalam aturan ini, pemerintah menetapkan bea masuk tambahan untuk terhadap 134 pos tarif produk pakaian dan aksesori pakaian, sebagai bentuk perlindungan bagi produk fashion dari dalam negeri.

Adapun tarif bea masuk yang dikenakan beragam sesuai dengan jenis dan tahunnya. Untuk tahun pertama, tarifnya ditetapkan mulai dari 19 ribu 260 hingga 63 ribu rupiah per potong.

Baca juga :

Jenis produk yang dikenakan tambahan bea masuk antara lain segmen atasan kasual, atasan formal, bawahan, setelan, ensemble, gaun, outerwear, pakaian dan aksesori pakaian bayi, headwear, dan neckwear.

Pengenaan BMTP pakaian dan aksesoris itu, berlaku untuk semua negara, kecuali untuk segmen headwear dan neckwear sebanyak delapan pos tarif yang diproduksi dari 122 negara. []