Sri Mulyani: Kerja Keras APBN Semakin Nyata, Pemulihan Ekonomi Semakin Merata!

- Editor

Rabu, 27 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Foto:Pelopor.id/IG smindrawati)

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Foto:Pelopor.id/IG smindrawati)

Pelopor.id | Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kinerja APBN terus membaik untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional. Pendapatan negara tercatat sudah mencapai Rp1.354,8 triliun atau tumbuh 16,8%. Hal ini diungkapkan Menkeu lewat Instagramnya Selasa, 26 Oktober 2021.

“Untuk pertumbuhan penerimaan pajak sampai dengan September sudah mencapai 13,2%, dimana capaian ini semakin mendekati target APBN 2021 yaitu 14,7%. Penerimaan kepabeanan dan cukai yang mampu tumbuh 29% dan realisasi PNBP yang hingga September 2021 sudah mencapai 107,6% dari target APBN 2021,” tulis Sri Mulyani.

“Pertumbuhan ekonomi Q3-2021 diperkirakan akan berada pada kisaran 4,5 persen

Menurutnya, pertumbuhan belanja negara sampai September 2021 telah mencapai Rp1.806,8 triliun atau tumbuh minus 1,9%. Hal ini dikarenakan akselerasi kebutuhan belanja di periode sebelumnya.

“Pembiayaan anggaran juga mengalami penurunan yaitu hanya mencapai Rp621,9 T atau turun 20,7% dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp784,6 T pada periode yang sama. Ini menggambarkan kelanjutan konsolidasi fiskal sudah mulai berjalan sesuai yang kita harapkan,” ungkap wanita yang akrab disapa Ani ini.

Menkeu menjelaskan, setelah mengalami lonjakan kembali kasus covid-19 pada Juni-Agustus, kinerja ekonomi semakin membaik. PMI Manufaktur Indonesia kembali berekspansi, bahkan di antara ASEAN-5 Indonesia mampu mencapai PMI Manufaktur tertinggi yaitu 52,2.

“Pertumbuhan ekonomi Q3-2021 diperkirakan akan berada pada kisaran 4,5 persen karena ditopang oleh konsumsi masyarakat yang masih kuat, aktivitas investasi meningkat, kinerja ekspor kuat didorong berlanjutnya tren harga komoditas, serta pemulihan yang merata di berbagai wilayah,” tandasnya.

Meski ekonomi global dan domestik terus menunjukkan perbaikan, tapi Menkeu mengigatkan agar terus waspada dan akselerasi vaksinasi harus terus dilakukan di berbagai daerah. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Mentan: Ketersediaan Hewan Kurban 2022 Aman

Berita Terkait

Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth Diduga Terobos Jalur Transjakarta dan Maki Polisi
Jakarta International Pet Show 2026 Siap Hadir di NICE PIK 2
Aston Villa Siap Panaskan GBK Lawan Indonesia All Stars
Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:50 WIB

Donne Maula Rilis Harum, Lagu Tentang Alasan Tetap Berjuang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Senin, 6 Juli 2026 - 02:36 WIB

Daftar Harga Tiket Konser Kahitna 40 Tahun Jakarta 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 00:11 WIB

Daftar Harga Tiket Konser UNGU di Senayan Resmi Diumumkan

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:22 WIB

Kahitna Rayakan 40 Tahun Lewat Konser Nostalgia di PIK 2

Berita Terbaru