Pelopor.id | Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau langsung kegiatan yang diselenggarakan oleh Akabri 1999 Peduli di Gedung Satya Haprabu Korps Brimob Polri, Depok, Rabu (20/10/2021).
Kegiatan ini digelar serentak di 34 provinsi di Indonesia pada 06-20 Oktober 2021 dengan beberapa agenda, yaitu vaksinasi, bakti sosial, peluncuran program Desa 100 Persen Kekebalan Komunal dan Madrasah Presisi Raudatussibiyan, serta penyerahan bantuan dua unit mobil kepada Guru Madrasah Presisi Raudatussibiyan.
Kapolri mengapresiasi alumni Akabri 1999 yang menggelar akselerasi vaksinasi untuk mewujudkan kekebalan komunal terhadap Covid-19. Menurutnya, sinergitas dan soliditas TNI-Polri adalah kunci untuk mewujudkan hal tersebut. “Saya sampaikan terima kasih Akabri 99 yang telah menunjukan kekompakkannya untuk bekrontribusi. Ini tradisi baik yang harus dilanjutkan,” kata Kapolri Listyo Sigit.
Ia juga mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan kepada jajaran TNI-Polri dan lapisan masyarakat lainnya untuk terus membantu pemerintah dalam kelancaran program vaksinasi. Seperti diketahui, pemerintah menargetkan vaksinasi bisa mencakup 70 persen dari populasi, dengan target harian dua juta dosis per hari.
Baca juga: Kapolri Minta Kapolda dan Kapolres Tindak Tegas Oknum Polisi Pelanggar Aturan
Kapolri pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TNI, polri, relawan, pemda, tenaga kesehatan dan unsur masyarakat lainnya, lantaran target vaksin dua juta per hari telah terwujud. Namun, ia tetap meminta agar semua pihak terus berusaha maksimal dalam melakukan akselerasi vaksinasi.
“Tentunya pencapaian dua juta satu hari dalam kurun waktu itu kurang lebih satu bulan ini ada empat kali. Tanggal 14 kemarin kita sudah masuk di angka 2.250.000. Jadi ini adalah keberhasilan kita semua. Ini tentunya harus kita lanjutkan target pencapaian karena memang harapan Pak Presiden, bagaimana kita mewujudkan vaksinasi 70 persen masyarakat,” ujar Listyo Sigit.
Dengan adanya progres tersebut, saat ini Indonesia menduduki peringkat pertama di Asia Tenggara dalam hal pencapaian pengendalian laju pertumbuhan virus corona.
Baca juga: ICPW Puji Kapolri Terbitkan TR Terkait Ketertiban Anggota
Selain vaksinasi, Kapolri Listyo Sigit mengatakan, laju pertumbuhan virus corona dapat dicegah melalui dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Apalagi, saat ini pemerintah telah menurunkan level asesmen di beberapa wilayah Indonesia, yang tentunya akan diiringi dengan pelonggaran aktivitas masyarakat di sentra ekonomi hingga diberlakukannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Jika tidak diiringi dengan prokes yang kuat, maka potensi laju pertumbuhan Covid-19 bisa kembali meningkat.
“Kuncinya adalah bagaimana akselerasi vaksinasi bisa kita laksanakan di akhir tahun untuk pencapaian target yang ada. Dan tentunya bagaimana menjaga masyarakat agar tetap laksanakan prokes,” tutur Kapolri. []












