Pelopor.id | Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Level di Jawa-Bali dan wilayah lainnya mulai besok tanggal 19 Oktober hingga 1 November 2021.
Menteri Koordinator Maritim dan investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, seiring membaiknya kondisi, pemerintah melakukan penyesuaian bagi aktivitas ekonomi dan social masyarakat.
“Pada 17 Oktober kemarin, DKI, Jawa Barat, DIY, dan Bali mencatat nol kematian. Provinsi lain di Jawa Bali hanya mencatat kurang dari 5 kematian per hari.”
Antara lain, tempat permainan anak dipusat perbelanjaan boleh dibuka untuk kabupaten atau kota dengan PPKM level 2. Kemudian, kapasitas bioskop untuk kabupaten atau kota level 2 dan 1 dapat dinaikkan dari 50 menjadi 70 persen, serta anak dibawah 12 tahun boleh masuk dengan protokol kesehatan ketat.
Hingga saat ini lanjut Luhut, situasi pandemi Covid-19 terus terkendali pada tingkat yang rendah. Kasus konfirmasi Indonesia dan Jawa Bali masing-masing telah turun hingga 99% dari kasus puncaknya pada 15 Juli lalu. Selain itu, angka reproduksi efektif Bali akhirnya turun di bawah 1, mengikuti angka nasional dan pulau Jawa, yang mengindikasikan terkendalinya pandemi Covid-19.
Rendahnya kasus konfirmasi harian, juga menyebabkan kasus aktif nasional dan Jawa Bali terus menunjukkan penurunan. Saat ini, hanya tersisa kurang dari 20 ribu kasus aktif di nasional dan kurang dari 8 ribu kasus aktif di Jawa Bali. Jauh menurun dibandingkan lebih dari 570 ribu kasus aktif pada puncak varian Delta.
- Baca juga : Tak Ada Lagi Level 4 di Jawa-Bali, PPKM Diperpanjang Sampai 4 Oktober
- Baca juga : Wilayah PPKM Level 4, 3, dan 2 di Jawa-Bali 14-20 September
“Situasi yang terus membaik juga tercermin dari kasus kematian di beberapa provinsi Jawa Bali yang mencatat nol kematian akibat Covid-19. Pada 17 Oktober kemarin, DKI, Jawa Barat, DIY, dan Bali mencatat nol kematian. Provinsi lain di Jawa Bali hanya mencatat kurang dari 5 kematian per hari,” ungkap Menko luhut dalam keterangan persnya, Senin, 18 Oktober 2021.
Menko Luhut Yakin, tingkat kematian yang rendah mampu dijaga, seiring dengan capaian vaksinasi lansia Jawa Bali yang meningkat tajam sejak cakupan vaksinasi lansia dijadikan untuk penurunan level PPKM. Namun langkah akselerasi tetap perlu dilakukan karena saat ini cakupan vaksinasi lansia Jawa Bali baru mencapai 43%.
“Kita ingin cakupan vaksinasi lansia dapat mencapai 70%,” tandas Menko Luhut. []












