Peran Youth Skills Foundation dalam Pencapaian SDGs di Indonesia

0
Youth Skills Foundation
Youth Skills Foundation pada Senin, 11 Oktober membagikan beberapa handphone kepada siswa-siswi kelas 10 di SMAN 106 Jakarta Timur yang orang tuanya terdampak Covid-19.(Foto:Pelopor.id/YSF)

Pelopor.id | Jakarta – Youth Skills Foundation (YS Foundation) pada Senin, 11 Oktober membagikan beberapa handphone kepada siswa-siswi kelas 10 di SMAN 106 Jakarta Timur yang orang tuanya terdampak langsung pandemi Covid-19.

YS Foundation sendiri, adalah organisasi not-for-profit, non-commercial and non government yang didirikan oleh Piet Cintya Mawar dan pemuda pemudi terbaik di 34 titik Provinsi di Indonesia.

“Komitmen Youth Skills Foundation adalah membantu adik-adik diluar sana agar bisa dapat mengakses pelajaran secara daring dirumah.”

Gerakan ini, merupakan langkah awal YS Foundation dalam memberdayakan kaum muda melalui pendidikan, keterampilan, pekerjaan, dan kewirausahaan untuk mencapai United Nations Sustainable Development Goals atau yang disebut SDGs

Youth Skills Foundation
Logo Youth Skills Foundation. (Foto: Pelopor.id/YSF)

CEO sekaligus Founder, Piet Cintya Mawar, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program kepedulian terhadap generasi muda, Situasi Covid ini membuat tantangan yang lebih besar lagi.

“Kita tahu akibat pandemi anak-anak tidak bisa sekolah, namun tidak bisa mengakses proses pembelajaran secara digital karena terkendala teknologi, maka dari itu komitmen Youth Skills Foundation adalah membantu adik-adik diluar sana agar bisa dapat mengakses pelajaran secara daring dirumah,” tuturnya.

Youth Skills Foundation
Youth Skills Foundation pada Senin, 11 Oktober membagikan beberapa handphone kepada siswa-siswi kelas 10 di SMAN 106 Jakarta Timur yang orang tuanya terdampak Covid-19.(Foto:Pelopor.id/YSF)

YS Foundation, juga berkomitmen untuk mengembangkan pemuda melalui pelatihan keterampilan kejuruan dan teknis, yang pasti berkontribusi terhadap lingkungan.

Untuk mencapai tujuan Pembangunan Berkelanjutan sesuai dengan prinsip inklusivitas SDGs bahwa tidak ada satupun yang tertinggal (no one left behind), pemuda menjadi bagian dalam target pencapaian SDGs.

Namun, posisi pemuda diharapkan tidak hanya sebagai target/penerima manfaat, tetapi dapat dioptimalkan sebagai subjek/pelaku pembangunan.

Hal ini sangat tepat dalam menggambarkan semangat no one left behind di Youth Skills Foundation untuk mencapai tujuan dari point-point SDGs Tujuan 4: Pendidikan yang berkualitas. Tujuan 8: Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi dan Tujuan 10: Berkurangnya kesenjangan . []