Kemendagri Sampaikan Isu Strategis Pemerintahan Desa

- Editor

Minggu, 19 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri Yusharto Huntoyungo. (Foto:pelopor.id/Kemendagri)

Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri Yusharto Huntoyungo. (Foto:pelopor.id/Kemendagri)

Pelopor.id | Jakarta – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo memaparkan sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan pemerintahan desa.

Hal ini, disampaikannya pada kegiatan  “Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri bagi Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota Hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020”.

“Supaya pemerintah pusat dan daerah tinggal memberikan program sebagai kelanjutan proses pembangunan ekonomi.”

Acara yang diikuti oleh 183 peserta itu, dilaksanakan pada tanggal 14 dan 21 September 2021 secara virtual.

Dalam acara itu, Yusharto menyampaikan materi tentang Pemberdayaan Desa dan Masyarakat Desa, yang meliputi subpokok bahasan tentang elemen pemerintahan desa (kewenangan, kelembagaan aparatur desa, keuangan), arah kebijakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemdes, isu strategis pemerintahan, dan isu strategis pemberdayaan desa.

“Beberapa isu strategis dalam melaksanakan pemerintahan desa antara lain mendorong penyelesaian batas desa dan daerah, penyelesaian daftar kewenangan desa, kompetensi aparatur desa yang masih harus ditingkatkan,” tutur Yusharto dalam keterangan tertulis, Jumat, 17 september 2021.

Lebih lanjut, Yusharto juga menjelaskan arah kebijakan yang akan dilakukan Ditjen Bina Pemdes terhadap Pembangunan Desa Terpadu dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024.

Arah kebijakan tersebut diantaranya melaksanakan pembinaan dan pengawasan desa, peningkatan kapasitas aparatur desa, penataan batas desa.

Selanjutnya soal pengelolaan keuangan desa, evaluasi pengembangan desa, pengembangan ekonomi di desa, seperti desa wisata, desa digital dan produk unggulan desa, peningkatan pelayanan dasar di desa, dan pendampingan dalam melakukan optimalisasi pemanfaatan dana desa untuk mendorong kegiatan produktif.

Selain itu, menurut Yusharto, pemberdayaan desa juga sangat penting dilakukan untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur, memajukan potensi desa, membangun sumber daya manusia yang ada di desa, dan memanfaatkan teknologi. Ini untuk mendukung program pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Baca Juga :   Mendagri: Indonesia Bisa Jadi Negara dengan Kekuatan Ekonomi Terbesar Keempat di Dunia

“Supaya pemerintah pusat dan daerah tinggal memberikan program sebagai kelanjutan proses pembangunan ekonomi,” tegasnya.

Selanjutnya, Yusharto juga mencontohkan soal inovasi-inovasi terkait pemberdayaan masyarakat desa di berbagai bidang. Beberapa di antaranya: bidang pendidikan dengan adanya Kampung Inggris di Kediri, Jawa Timur; bidang sistem pengetahuan dengan pembentukan Pemasar Kampung di Probolinggo, Jawa Timur; bidang ekonomi telah berhasil dilaksanakan di Magelang, Jawa Tengah; hingga di bidang kesehatan.

“Bidang kesehatan salah satu contohnya adalah pembangunan Bank Sampah, dan bidang budaya misalnya dengan Tari Jemari yang dilakukan oleh masyarakat Surabaya, Jawa Timur,” tandas Yusharto. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gandeng Damkar Bantaeng, Huadi Group Gelar Latihan Tanggap Darurat
Didukung Huadi Group dan Pemda Bantaeng, Taekwondo Optimis Raih Medali
AHY di WWF 2024: Masyarakat Dunia Harus Atasi Kelangkaan Lahan dan Air
Warga Bantaeng Akui Gerak Cepat Huadi Group dan Kodim 1410 Lewat Program RTLH
Huadi Group Berbagi Berkah Tiap Jumat, Jemaah Masjid: Alhamdulillah
Kata Adang Daradjatun Soal Sindikat Penjualan Narkoba dalam Kemasan Makanan
Bantu Korban Kebakaran di Sinoa, Huadi Group Salurkan Bantuan
Huadi Group Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Longsor Lewat Dinsos Bantaeng

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 16:59 WIB

Lirik Lagu Pengen Ini Itu – Vikri And My Magic Friend

Sabtu, 22 Juni 2024 - 01:34 WIB

Bruno Mars Siap Gelar Dua Konser di Jakarta International Stadium

Sabtu, 22 Juni 2024 - 00:43 WIB

Crab Mentality Jadi Tema Utama Single Pengen Ini Itu Milik Vikri and My Magic Friend

Jumat, 21 Juni 2024 - 12:00 WIB

Single Dengarkanlah Milik Anov Blues One Resmi Dirilis

Rabu, 19 Juni 2024 - 22:50 WIB

Lirik Lagu Aku Lelah, tapi Aku Kan Kembali – Aldi Handaling

Jumat, 14 Juni 2024 - 23:42 WIB

Aldi Handaling Bahas Soal Kehidupan di Single Baru Aku Lelah, tapi Aku kan Kembali

Minggu, 9 Juni 2024 - 14:51 WIB

We The Fest 2024 Umumkan Peach Pit dan Marcell di Line Up Fase 3

Rabu, 5 Juni 2024 - 14:49 WIB

Swag Event Kumpulkan Element, Basejam, hingga The Chasmala di Satu Panggung

Berita Terbaru

Proyek musik solo Vikri Rahmat, Vikri and My Magic Friend. (Foto: Reallist Management)

Musik

Lirik Lagu Pengen Ini Itu – Vikri And My Magic Friend

Minggu, 23 Jun 2024 - 16:59 WIB

Musisi blues, Anov Blues One. (Foto: Reallist Management)

Musik

Single Dengarkanlah Milik Anov Blues One Resmi Dirilis

Jumat, 21 Jun 2024 - 12:00 WIB