KKP Tanam 6 Ribu Bibit Cemara Laut untuk Antisipasi Dampak Tsunami

- Editor

Senin, 30 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KKP Tanam 6 Ribu Bibit Cemara Laut untuk Antisipasi Dampak Tsunami. (Foto:Pelopor.id/KKP)

KKP Tanam 6 Ribu Bibit Cemara Laut untuk Antisipasi Dampak Tsunami. (Foto:Pelopor.id/KKP)

Pelopor.id | Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) belum lama ini menanam 6.000 bibit vegetasi pantai jenis cemara laut untuk mengantisipasi dampak tsunami. Penanaman cemara laut dilakukan di lahan seluas 9,6 hektare di wilayah pesisir pantai Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat.

“Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat pesisir apabila terjadi bencana tsunami,” tutur Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Pamuji Lestari berdasarkan keterangan tertulis yang dikutip pelopor.id, Senin, 30 Agustus 2021.

“Tahun 2021 KKP telah melakukan penanaman vegetasi pantai jenis cemara laut. Cemara laut dipilih dengan pertimbangan tumbuhan tersebut mendominasi di lokasi target penanaman.”

Pamuji Lestari menjelaskan, permasalahan bencana khususnya di wilayah pesisir menjadi perhatian pemerintah, karenanya penanaman vegetasi pantai diharapkan dapat memperkuat ketangguhan di wilayah pesisir.

Adapun, Vegetasi pantai yang ditanam oleh KKP berfungsi sebagai buffer untuk mengurangi energi dan dampak tsunami terhadap infrastruktur pantai. Selain itu vegetasi pantai juga bermanfaat dalam membangkitkan ekonomi masyarakat melalui mata pencaharian alternatif yang muncul dari adanya kawasan hutan pantai.

Sementara Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Muhammad Yusuf menerangkan Tasikmalaya merupakan salah satu wilayah yang rawan gempa bumi dan tsunami. Berdasarkan riwayat bencana yang terjadi pada tahun 2006, 2009 dan 2017 telah terjadi gempa dengan kekuatan magnitudo 6,8-7,3.

KKP Tanam 6 Ribu Bibit Cemara Laut untuk Antisipasi Dampak Tsunami
KKP Tanam 6 Ribu Bibit Cemara Laut untuk Antisipasi Dampak Tsunami. (Foto:Pelopor.id/KKP)

Menurutnya, program bantuan penanaman vegetasi pantai yang dilakukan di Kabupaten Tasikmalaya merupakan gerakan nyata dalam upaya mencegah kerusakan yang besar dampak bencana, terutama tsunami.

“Tahun 2021 KKP telah melakukan penanaman vegetasi pantai jenis cemara laut. Cemara laut dipilih dengan pertimbangan tumbuhan tersebut mendominasi di lokasi target penanaman,” sebut Yusuf.

Baca Juga :   KKP Dorong Ekspor dengan Peningkatan Mutu Pengolahan Ikan

“Sebanyak 6.000 bibit cemara laut ditanam pada area seluas 9,6 hektare yang terbagi di empat lokasi pesisir Kabupaten Tasikmalaya, yaitu Desa Ciheras, Desa Mandala Jaya, Desa Cidadap dan Desa Cimanuk,” sambungnya.

Yusuf pun menyebutkan demi menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan, telah ditetapkan empat kelompok penerima bantuan kegiatan penanaman vegetasi pantai yang akan memelihara, memanfaatkan dan mengelola bantuan.

“Kelompok-kelompok penerima bantuan tersebut sebelumnya telah dilakukan verifikasi oleh Tim KKP. Kelompok tersebut juga telah terdaftar dalam kartu KUSUKA (Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan) serta telah menyanggupi untuk menjaga bantuan yang diberikan. Adapun kelompok tersebut yaitu POKMASWAS Nusa Manuk; Mandalajaya; Ciheras; dan Cidadap,” papar Yusuf.

Di tahun 2020, KKP juga telah melakukan hal serupa yang dilakukan di Kota Palu pasca terjadinya peristiwa bencana tsumami yang menerjang wilayah pesisir Kota Palu.

Program penanaman vegetasi pantai ini dilakukan sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat pesisir, salah satunya melalui berbagai upaya-upaya pengurangan risiko bencana.[]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Transformasi Menuju Bank Berorientasi Global, Bank Jakarta Resmi Luncurkan Kartu Debit Visa
Indonesia Ukir Sejarah di Kejuaraan Cheerleading World Championships (CWC) XII
Sidang Ke-6 Kasus Perselisihan Warga Ruko Marinatama Mangga Dua, Pihak Tergugat Enggan Beri Keterangan
UMKM dan Industri Kreatif Lokal Bakal Bersinar di IIMS 2026
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
Bank Jakarta Dukung Program Sanitasi Ramah Lingkungan Melalui Peresmian Instalasi Biodigester Komunal
FDA Setujui 4 Laboratorium Indonesia Uji Celsium-137
Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:26 WIB

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:05 WIB

People Sweet Tawarkan Refleksi Sosial Lewat Single Parade Ego

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:49 WIB

Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:47 WIB

Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:46 WIB

Konflik Royalti Musik Rp 14 Miliar, LMKN Dilaporkan ke KPK

Selasa, 6 Januari 2026 - 03:08 WIB

Idgitaf Ungkap Kecemasan dan Harapan Lewat Single Rutinitas

Sabtu, 27 Desember 2025 - 01:23 WIB

Gerakan Warga Wargi Menanam Warnai Penjualan Tiket Synchronize Fest 2026

Kamis, 25 Desember 2025 - 18:24 WIB

Eksplorasi Musik Tanpa Batas ala Patrick Lesmana dalam EP Yabai

Berita Terbaru

Dokumentasi Boleh Gig edisi 7 Januari 2026. (Foto: Istimewa)

Musik

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:26 WIB