Menko PMK: Vaksinasi di Stasiun Kereta Keputusan Tepat

Menko PMK

Pelopor.id | Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menilai, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di stasiun kereta api yang dilakukan oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) sudah tepat.

Hal ini diungkapkan Menko PMK saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh KAI dan KCI di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Pusat.

“Vaksinasi yang dilakukan di tempat dengan mobilitas tinggi seperti di stasiun adalah keputusan yang tepat,” tutur Menko PMK berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Pelopor.id Kamis, 29 Juli 2021.

Bacaan Lainnya

“Sudah terbukti bahwa siapa yang telah mendapatkan vaksin itu tingkat kekebalannya relatif lebih baik dibanding mereka yang belum divaksin.”

Kali ini, Menko Muhadjir didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Agus Suprapto, Dirjen Perkeretaapian Zulfikri, Direktur Utama PT KAI Didiek Haryanto dan jajaran PT KAI dan PT KCI.

Sebanyak 900 vaksin dosis pertama disiapkan untuk pelaksanaan vaksinasi di empat Stasiun KRL yaitu Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Rangkasbitung, Stasiun Duri dan Stasiun Angke.

Kegiatan vaksinasi di empat stasiun KRL tersebut di mulai sejak Minggu, 25 Juli lalu. Setiap harinya, sekitar 200 sampai 300 vaksin dosis pertama akan diberikan kepada para penumpang maupun masyarakat yang ada di sekitar stasiun. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti vaksin di empat stasiun tersebut, dapat mendaftar melalui website vaksinasi.krl.co.id dan juga bisa secara on the spot di lokasi.

Baca Juga :   Muhadjir Effendy: Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Tak Cukup dengan Bansos

Menurut Muhadjir, langkah PT KAI melayani vaksinasi itu akan menambah kenyamanan para pelanggan kereta api yang secara rutin menggunakan jasa kereta api untuk kepentingan sehari-hari dan untuk bekerja.

“Kemudian juga keamanan mereka yang berkendara dengan kereta api. Itu aman untuk dirinya, dan juga untuk yang lain yang mungkin belum mendapatkan kesempatan untuk divaksin,” ungkap Muhadjir.

Selanjutnya, Menko Muhadjir menyarankan agar pelaksanaan vaksinasi ini betul-betul diintensifkan kepada masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta api dan KRL commuter line.

“Dengan demikian maka mereka-mereka yang selalu menggunakan jasa kereta api itu terjamin keamanannya sehingga dia naik kereta nyaman karena dia telah divaksin,” tuturnya

Selain itu, Muhadjir juga meminta agar PT KAI juga memberikan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat umum yang tidak menggunakan moda kereta api.

“Karena sudah terbukti bahwa siapa yang telah mendapatkan vaksin itu tingkat kekebalannya relatif lebih baik dibanding mereka yang belum divaksin. Dan tentu saja kita juga berharap Covid-19 ini segera berakhir. Salah satunya dengan vaksin ini,” tegasnya.[]

Pos terkait