Menag Minta Masyarakat Tak Mudik Idul Adha

- Editor

Sabtu, 17 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. (Foto:Pelopor/Kemenag)

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. (Foto:Pelopor/Kemenag)

Pelopor.id | Jakarta – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, mengimbau masyarakat untuk membatasi mobilitas dan tidak mudik pada momen Idul Adha tahun 2021 ini guna menekan laju penularan Covid-19.

Terkait hal itu, Kementerian Agama (Kemenag) akan berkoordinasi dengan ormas Islam yang ada di Tanah Air. Hal tersebut disampaikan Menag dalam keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), melalui konferensi video, Jumat, 16 Juli 2021.

“Kementerian Agama akan segera berkoordinasi dengan ormas-ormas Islam; NU, Muhammadiyah, MUI, dan ormas Islam yang lainnya, untuk bersama-sama mengimbau kepada masyarakat tidak melakukan mudik Iduladha, karena kita tahu mudik ini akan memicu penyebaran virus COVID-19 ini. Segera sore ini kita akan segera lakukan koordinasi dan mudah-mudahan ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat,” tutur pria yang biasa disapa Gus Yaqut ini.

“Ketika pemerintah ini mengeluarkan peraturan yang sifatnya melindungi masyarakat, maka pemerintah wajib untuk dipatuhi. Ini hukum dalam Islam; taat kepada Allah, taat kepada Rasul, dan taat kepada ulil amri atau pemerintah.”

Lebih lanjut Yaqut menyampaikan, sebagai pedoman dalam pelaksanaan Iduladha dan Kurban di masa pandemi, pihaknya telah mengeluarkan Surat Edaran Menag Nomor 17 Tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Salat Iduladha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kurban 1442 H/2021 M di Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Saya ingin mengingatkan kepada umat Islam khususnya, yang sebentar lagi akan menyelenggarakan peringatan Iduladha. Kementerian Agama sudah menerbitkan peraturan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 17 Tahun 2021 terkait pelaksanaan Iduladha,” tegasnya.

Dijelaskan Menag, ada tiga poin pokok yang diatur dalam SE tersebut. Pertama, kegiatan peribadatan di rumah ibadah semua agama yang berada pada wilayah Zona PPKM Darurat ditiadakan sementara.

Baca Juga :   Rumput Laut Bisa Jadi Solusi Masalah Limbah Plastik

Kedua, penyelenggaraan malam takbiran di masjid/musala, takbir keliling, serta penyelenggaraan Salat Iduladha di masjid/musala yang berada pada wilayah Zona PPKM Darurat ditiadakan sementara.

Ketiga, mengatur petunjuk teknis pelaksanaan kurban yang sesuai dengan syariat Islam dan penerapan protokol kesehatan. Menutup keterangan persnya, Menag menyampaikan aturan yang ditetapkan pemerintah tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat di tengah pandemi COVID-19. Untuk itu ia, meminta masyarakat untuk mematuhi ketentuan tersebut.

“Ketika pemerintah ini mengeluarkan peraturan yang sifatnya melindungi masyarakat, maka pemerintah wajib untuk dipatuhi. Ini hukum dalam Islam; taat kepada Allah, taat kepada Rasul, dan taat kepada ulil amri atau pemerintah,” tandasnya.

Menutup keterangan persnya, Menag mengimbau umat beragama mendoakan keselamatan Indonesia dan dunia supaya segera terbebas dari pandemi.

“Sama sekali tidak ada pemerintah melarang orang beribadah, tidak ada. Justru pemerintah menganjurkan semua umat, khususnya umat Muslim yang sebentar lagi merayakan Iduladha, untuk semakin rajin dalam beribadah, semakin sering mendoakan negeri ini, mendoakan dunia, mendoakan umat manusia supaya terlepas dari pandemi COVID-19,” sebutnya.[]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Indonesia Perlu Capai 5 Parameter ini untuk Jadi Negara Maju
Erick Thohir Komentari Penumpang Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tembus 1 Juta
Organ Relawan Prabowo-Gibran, ARBI Gelar Dialog Dukung Kampanye Damai
Kerja Bareng Kertabumi, Gatsby Tanam 1000 Pohon Mangrove di PIK
Sejarawan dan Akademisi Desak Presiden Beri Gelar Pahlawan Nasional ke Tuan Rondahaim Saragih
DPR Usul Harga Gas Alam Rumah Tangga Disubsidi Seperti Gas Melon 3 Kg
Soal Kebijakan Hapus Wajib Skripsi, Begini Komentar DPR
DPR Dukung BPKH Bikin Hotel di Tanah Suci

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 17:13 WIB

Anas Alimi Janjikan Konsep Berbeda di Prambanan Jazz Fest 2024

Rabu, 28 Februari 2024 - 16:23 WIB

Konser Ed Sheeran Pindah dari GBK ke JIS, Promotor Ungkap Alasan

Rabu, 28 Februari 2024 - 14:34 WIB

Swag Event Kehadiran Aimee Saras, Simalodra dan Randa Oktovandy

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:26 WIB

Ditulis di Amerika Serikat, Single Katakan Saja Milik Adikara Ferdy Resmi Dirilis

Rabu, 21 Februari 2024 - 22:37 WIB

Thito Tangguh, Abe Lubis hingga Ka;Kei Tampil di Swag Event

Jumat, 16 Februari 2024 - 23:14 WIB

Memorabilia Perjalanan 50 Tahun God Bless Dipamerkan di Galeri Nasional

Minggu, 11 Februari 2024 - 15:00 WIB

Sambut Pemilu dan Imlek, Bella Fawzi Rilis Single Anggur Asmara

Rabu, 7 Februari 2024 - 14:34 WIB

Pecah! Swag Event Hadirkan Uap Widya, Vin Idola Cilik dan Indra Sinaga

Berita Terbaru

Suasana konferensi pers program Ramadan Penuh Hikmah, MOJI. (Foto: Istimewa)

Selebriti

MOJI Siapkan Program Asik Temani Ramadan 2024

Kamis, 29 Feb 2024 - 00:59 WIB