Menko Airlangga: Banyak Orang Indonesia Punya 2 Smartphone

- Editor

Kamis, 24 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto:Pelopor/Kemenko Perekonomian)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto:Pelopor/Kemenko Perekonomian)

Pelopor.id | Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, Indonesia memiliki potensi digital yang besar. Diantaranya, terungkap dari kepemilikan smartphone oleh masyarakat dimana banyak diantara mereka yang punya lebih dari satu telpon pintar.

Hal ini, disampaikan Menko Airlangga dalam pertemuan dengan World Bank Regional Vice President for East Asia and the Pacific (EAP) Victoria Kwakwa secara virtual Rabu, 23 Juni 2021.

“Potensi digitalisasi ekonomi di Indonesia cukup besar. Banyak orang Indonesia yang memiliki minimal dua smartphone, khususnya generasi muda. Mereka menggunakan itu untuk belajar, belanja, dan sebagainya,” ujar Menko Airlangga.

Adapun nilai ekonomi digital Indonesia telah meningkat 11% ke US$44 miliar di 2020 dari US$40 miliar di 2019 dan diproyeksikan akan mencapai US$124 miliar di 2025. Dalam CPF 2021-2025 sendiri dibahas beberapa tema, yaitu: gender, digitalisasi, perubahan iklim, inklusi dari wilayah tertinggal.

Sedangkan area kerja samanya terdiri dari empat area, yaitu: Menguatkan daya saing dan ketahanan ekonomi, Meningkatkan dan memperluas suplai dan akses kepada layanan infrastruktur berkelanjutan, Menjaga sumber daya manusia dan Menguatkan manajemen aset alami, penghidupan berbasis sumber daya alam dan ketahanan terhadap bencana.

“Potensi digitalisasi ekonomi di Indonesia cukup besar. Banyak orang Indonesia yang memiliki minimal dua smartphone, khususnya generasi muda.”

Sementara potensi kolaborasi dengan World Bank, antara lain dengan program dan pelatihan literasi digital untuk menambah keahlian digital, khususnya untuk meningkatkan adopsi teknologi digital untuk UMKM, lalu saling berbagi informasi tentang best practices dalam menciptakan talenta digital dengan negara-negara anggota World Bank lainnya.

Juga dalam bentuk asistensi teknis untuk membangun kerangka kebijakan yang bagus dalam rangka menguatkan ekosistem ekonomi digital di Indonesia, serta program capacity building untuk mendukung program talenta digital yang sudah ada di Indonesia.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Polisi: Ajakan Aksi Demo Jokowi End Game Hoaks

Berita Terkait

Tiket Harga Khusus Synchronize Fest 2024 DiJual Bareng Rilis Video After Movie
Gitaris Abih RV Rilis Album Perdana Bertajuk First Vault
Indonesia Perlu Capai 5 Parameter ini untuk Jadi Negara Maju
Erick Thohir Komentari Penumpang Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tembus 1 Juta
Organ Relawan Prabowo-Gibran, ARBI Gelar Dialog Dukung Kampanye Damai
Kerja Bareng Kertabumi, Gatsby Tanam 1000 Pohon Mangrove di PIK
Sejarawan dan Akademisi Desak Presiden Beri Gelar Pahlawan Nasional ke Tuan Rondahaim Saragih
DPR Usul Harga Gas Alam Rumah Tangga Disubsidi Seperti Gas Melon 3 Kg

Berita Terkait

Sabtu, 20 April 2024 - 21:16 WIB

Pameran Road to ARTJOG 2024-Performa Kinestetik Digelar di Jakarta

Kamis, 28 Maret 2024 - 14:31 WIB

Cakrawala Airawan dan Gemi Nastiti Bagi Pengalaman Bintangi Sinetron PPT Jilid 17

Selasa, 26 Maret 2024 - 22:33 WIB

STEM Academy, Program Pengembangan SDM Ala Harbour Energy

Sabtu, 23 Maret 2024 - 20:28 WIB

Dude Harlino, Eza Gionino, dan Lavicky Nicholas Lakukan Persiapan Khusus Berperan di FTV Ramadan

Jumat, 15 Maret 2024 - 00:57 WIB

Jadi Tenant IT’S HIS/HER DAY 2024 Bisa Dapat Diskon Khusus

Kamis, 14 Maret 2024 - 22:01 WIB

Sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 17 Raih Rating Tinggi di Awal Penayangan

Kamis, 7 Maret 2024 - 22:07 WIB

Cinta Brian Akui Mendapat Kesulitan Perankan Tokoh Biru di Sinetron Ijabah Cinta

Kamis, 7 Maret 2024 - 01:06 WIB

SCTV Sajikan Program Ramadan Penuh Cinta Sepanjang Bulan Puasa

Berita Terbaru