Sayangi Bumi, Yuk Kita Mulai Kelola Sampah dan Tanam Pohon!

Kampanye Hemat Energi. (Foto: Pelopor/recyclub.id)

Visi Masa Depan Bumi 

Oleh: Eky Mery – Green Pramuka City

Instagram: @recyclub.id

Bacaan Lainnya

Saya memiliki visi yang sangat besar tentang kehidupan yang lebih baik di bumi, di mana kelestarian lingkungan dan hutan menjadi pertimbangan utama bagi tindakan manusia dalam memenuhi kebutuhan.

Ketika saya berusia 9 tahun, saya sudah membayangkan masa depan adalah konservasi hutan, kita akan memiliki hutan di mana-mana, termasuk di kota-kota besar dengan pohon-pohon yang melekat di setiap konstruksi bangunan. Karena mulai dari pemerintah hingga siswa sekolah memiliki kesadaran, memiliki komitmen dan memiliki kekuatan untuk implementasi. 

Saya juga memiliki gambaran tentang mobil masa depan bertenaga surya dan umat manusia akan mempertimbangkan bepergian dengan kesadaran keberlanjutan bumi. Lalu? Itu visi anak-anak! Imajinasi yang optimis akan masa depan untuk bumi, untuk keharmonisan umat manusia dan keselarasan alam. Tahun-tahun ini, saya melihat itu terjadi. Mulai dari protes siswa sekolah akan Kerusakan Iklim hingga pemerintah dan pemimpin di negara maju, mereka juga menyebarkan pengaruh ke berbagai benua untuk membuatnya lebih luas dan lebih kuat.

Saya tidak melamun, saya bukan seseorang yang bingung dari Indonesia yang memiliki begitu banyak hutan dan semak-semak saat itu. Memberi saya keberanian besar untuk terlibat dalam proses ini. Bertindak dalam mengupayakan pemeliharaan bumi yang pada mulanya sungguh amat baik!

Kenyataan yang terjadi hingga saat ini, emisi meningkat, karena bagian lain dari benua, negara-negara berkembang naik dan menumbuhkan ekonomi dengan memproduksi, ekspansi, dan memperbesar pasar. Kita jangan menghentikan upaya tetapi harus mengambil bagian untuk mendorong untuk ramah dengan lingkungan, untuk keberlanjutan bumi. Karena itu, harus ada studi praktis untuk mendukung ide ini. Studi harus mudah diserap dan diimplementasikan oleh bisnis dan bermanfaat bagi negara dan pemerintah.

Sebagian, beberapa solusi pun muncul untuk mengatasi masalah dengan lingkungan, plastik organik, pengelolaan limbah, produk dan proses yang ramah lingkungan, serta produk dan proses rendah emisi. kita perlu mendorong lebih banyak dan menjadi standar dunia. Ini bukan hanya propaganda atau hanya bagian dari bagian aktivis lingkungan, tapi setiap orang punya bagian untuk menyadari dan mewujudkan.

Ilustrasi kelola sampah. (Foto: Pelopor/recyclub.id)

Kelola Sampah

Kelola Sampah bisa dilakukan dari yang paling kecil hingga yang luar biasa besar, disini berbicara cakupan pribadi, rumah hingga negara dan dunia. Pertama, mari kita lakukan dari pribadi kita terlebih dahulu. Yang mudah kita biasakan, kita kendalikan bahkan monitor setiap hari. Kebiasaan pribadi kita akan sangat menentukan bagi bumi.

Mulai dari pertanyaan sangat besar pada diri sendiri, kenapa saya harus menambah sampah di dunia? Haruskan saya membeli sesuatu yang tidak saya gunakan sehingga nanti hanya menjadi sampah? Haruskah saya membeli dengan kemasan berlebihan? Haruskah saya mengkonsumsi sesuatu yang sekali pakai buang? Perlu juga menerapkan pada diri sendiri hanya membeli jika benar-benar digunakan untuk jangka panjang. 

Semua pertanyaan penting itu jika kebanyakan atau semuanya di tidak, akan sangat membantu reduce sampah dunia. Sangat bijak jika kita biasakan membawa perlengkapan makan dan minum pribadi, sehingga kemana pun kita pergi dan perlu makan, maka tidak perlu menggunakan kemasan sekali pakai. Coba saja lakukan tiap pribadi di seluruh dunia secara konsisten dari waktu ke waktu. Jika kesulitan, silakan ajukan pertanyaan!

Selanjutnya, perhatikan sampah yang kita benar-benar harus buang, apakah masih bisa dikurangi dengan reuse atau digunakan kembali menjadi wadah tertentu, misalnya: botol selai yang sudah kosong dapat digunakan menjadi tempat bumbu dapur di rumah, atau kotak biskuit dapat digunakan untuk tempat mainan anak-anak, atau sampah dapur masih bisa menjadi kompos, atau air cucian bahan makanan dapat untuk menyiram tanaman, dan masih banyak lagi. Mau diskusi?

Masih ada lagi yang lebih tepat namun perlu ekstra upaya, yaitu recycle, tidak semudah reduce dan reuse, recycle membutuhkan berpikir, berkreasi, juga investasi waktu, tenaga maupun uang. Namun, jika serius dikelola akan dapat menghasilkan uang, bahkan dapat menjadi penghasilan yang dapat diandalkan, sudah banyak orang sukses dari recycle barang maupun recycle sampah. 

Baca Juga :   Best Ingredients To Have For Cooking

Contoh-contoh paling sederhana misalnya, handuk yang sudah lama dan menjadi tipis dapat dijahit secara bertumpuk dan menjadi keset yang nyaman, kemasan refill toiletries dikreasikan menjadi tas belanja berbagai ukuran, lalu pecahan beling dan kaca, dengan semprotan cat dapat menjadi karya seni mozaik, bisa juga sisa kain jahitan masih bisa dikumpulkan dan dijadikan selimut dari kain perca, atau yang sudah mulai serius adalah plastik bekas kemasan minuman diolah menjadi biji plastik untuk menjadi produk plastik baru yang bisa dijual, dan masih banyak lagi. Berminat menjadi mitra usaha?

Ilustrasi tanam pohon. (Foto: Pelopor/recyclub.id)

Tanam Pohon

Mudah dan tidak mudah. Mudah dengan tanaman kecil atau tinggalkan biji buah di lahan yang cukup, sehingga akan tumbuh dan membesar. Tidak mudah jika harus serius dengan teknik menanam yang demikian banyak varian dan beragam kemampuan. Manfaat tanaman terlalu banyak jika disebutkan, utamanya adalah memberi oksigen bagi manusia juga meredam suhu panas secara alami.  Belum lagi memberikan kesehatan mental manusia, memberikan keindahan alam serta mengurangi resiko bencana alam, menghasilkan buah atau bahan makanan bagi manusia, menjadi sumber kesehatan maupun obat-obatan, menghasilkan kayu untuk berbagai produk berharga, dan masih banyak lagi.

Untuk tanaman ruangan akan sangat mudah, bisa di pot kecil dengan air atau tanah dengan perawatan minim namun memiliki nilai khusus estetika. Tanaman ruang seperti Kaktus, Lidah Buaya, Lidah Mertua, Keladi, Lavender, Sirih Gading, bahkan Palem untuk di dalam ruangan akan sangat bermanfaat bagi Anda. Contoh kontras lain adalah tanaman besar untuk di tanah lapang dalam jumlah besar, bonus bagi warga kota dengan asupan oksigen dan menjadikan lingkungan asri. Dijamin!

Belum lagi berbagai contoh akan tren tanaman tertentu, mau hobi, mau cari uang, mau jadi bisnis, mau jadi sumber pencaharian dari buah, hingga kayu pohon, terlalu banyak yang bisa diberikan pohon kalau kita rajin menanam pohon sebanyak-banyaknya dimanapun juga! 

Untuk teknik menanam, mau yang hidroponik, tabulampot, agrikultur, boot camp, sampai yang harus mereboisasi hutan. Semua akan tetap membantu bumi dan manusia yang menjadi penghuninya. Tapi mari kita fokus utama yang paling sederhana, yaitu tanam pohon untuk menghasilkan oksigen dan meredam panas secara alami.

Pastikan ada tanaman di dalam ruangan rumah kita, ada tanaman di sekitar rumah kita dan menjaga tanaman dimanapun kita berada. Bisa dicapai?

Ilustrasi hemat energi. (Foto: Pelopor/recyclub.id)

Hemat Energi

Terlepas dari keuntungan ekonomi, hemat energi adalah hal yang sangat krusial dalam memelihara bumi. Hemat energi berarti tidak menggunakan air maupun listrik untuk suatu hal yang tidak sangat diperlukan. Penghematan air dan energi dapat dicapai dengan penggunaan energi secara efisien, di mana manfaat yang sama diperoleh dengan menggunakan energi lebih sedikit ataupun dengan mengurangi konsumsi dan kegiatan yang menggunakan energi. Untuk hal ini, perlu daftar panjang dan silahkan pilih mana yang segera disiplin dilakukan:

  • Hanya memilih alat elektronik sesuai kapasitas kebutuhan
  • Mematikan perangkat elektronik jika sudah tidak terpakai
  • Mengganti lampu dengan yang paling hemat energi
  • Mengganti lampu outdoor dengan otomatis hanya saat gelap
  • Membuat rumah dengan ventilasi dan penerangan yang cukup
  • Tidak mengisi daya telepon genggam semalaman
  • Cabut steker TV sebelum tidur
  • Menggunakan perangkat rumah yang hemat daya
  • Memasang timer pada pendingin udara
  • Cabut steker penanak nasi jika sudah tidak digunakan
  • Ganti PC dengan laptop
  • Cabut steker laptop jika baterai sudah penuh
  • Hanya menggunakan mesin cuci jika sudah mencapai kapasitas maksimal
  • Jika cuaca cerah, tidak perlu menggunakan mesin pengering cucian
  • Tidak menggunakan hair dryer
  • Menggunakan air secukupnya
  • Gunakan shower air daripada keran dengan ember atau bak mandi
  • Gunakan air cucian bahan makanan untuk menyiram tanaman
  • Pastikan tidak ada pipa maupun keran bocor
  • Tampung air hujan untuk menyiram tanaman maupun membersihkan lantai outdoor
  • Tidak meninggalkan keran mengalir saat sikat gigi
  • Tidak meninggalkan keran mengalir saat sabunan maupun sampoan, hanya mengalir saat membilasnya
  • Cari dan tentukan penggunaan sumber energi terbarukan []