Digugat FTC, Merger Nvidia dan Arm Terancam Gagal

- Editor

Sabtu, 4 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nvidia. (Foto:Pelopor.id/Sam Byford / The Verge)

Nvidia. (Foto:Pelopor.id/Sam Byford / The Verge)

Pelopor.id – Produsen cip Nvidia Corp, digugat oleh Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat (FTC). Bloomberg melaporkan, gugatan tersebut untuk mengagalkan rencana akuisisi Nividia terhadap Arm Ltd senilai US$ 40 miliar.

Sebelumnya, Nvidia mengumumkan rencana untuk mengakuisisi Arm Ltd. pada September 2020. Akuisisi ini, selain merupakan akuisisi terbesar dalam sejarah industri cip, juga akan meningkatkan bisnis dari segala lini mulai dari sektor otomotif hingga smartphone.

FTC beralasan, akuisisi itu merupakan ancaman serius bagi inovasi semikonduktor. Adapun Analis Wedbush Securities, Matt Bryson mengatakan bahwa transaksi ini memang sulit untuk disetujui regulator.

“Komunitas investasi memiliki pendapat yang kurang lebih sama,” tutur Bryson.

FTC khawatir, dengan mengakuisisi Arm, Nvidia akan mengontrol desain cip yang digunakan oleh perusahaan teknologi terbesar di dunia, termasuk smartphone, peralatan pabrik, dan pembuat mobil.

Meski FTC telah mengumumkan gugatannya, saham Nvidia malah naik 2,2% dan ditutup pada level US$ 321,26 per saham pada Kamis (2/12/2021).

“Komisi Perdagangan Federal menggugat untuk memblokir merger cip semikonduktor terbesar dalam sejarah untuk mencegah konglomerat cip menghambat akses inovasi untuk teknologi pada generasi berikutnya,” ucap Kepala Biro Persaingan Komisi Holly Widowah.

Nvidia sendiri, merupakan produsen semikonduktor terdaftar paling berharga di dunia. Sedangkan Arm yang dimiliki oleh SoftBank Group, melisensikan teknologinya ke ratusan perusahaan tanpa bersaing dengan satu perusahaan mana pun.

Semua produsen cip utama adalah pelanggan Arm, termasuk Qualcomm, Intel, dan Advanced Micro Devices, yang bersaing langsung dengan produk Nvidia. [}

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Cisco Systems Ajukan Nilai Penawaran Akuisisi Splunk USD 20 Miliar

Berita Terkait

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026
Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta
Bank Jakarta Raih Indonesia 50 Best CEO Awards & Indonesia Best COO Awards 2026
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Dorong Peran BUMD DKI Sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Selenggarakan BUMD Leaders Forum
Danamart Luncurkan Blended Finance Pertama di Indonesia, Buka Akses Investasi ESG
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:49 WIB

James F. Sundah Foundation Luncurkan Beasiswa Riset Hak Cipta

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:08 WIB

Konser Janji Suci 25 Tahun Yovie & Nuno Rayakan Seperempat Abad Berkarya

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:08 WIB

Perpaduan Etnik, Folk, dan Elektronik, Album Jejak Milik MIRZATAMI Resmi Dirilis

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

ILustrasi Sepak Bola. (Foto: Istimewa)

Internasional

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:33 WIB