Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

- Editor

Sabtu, 11 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eks gitaris Efek Rumah Kaca, Reza Ryan alias Kantusfirmus. (Foto: Istimewa)

Eks gitaris Efek Rumah Kaca, Reza Ryan alias Kantusfirmus. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Nama Reza Ryan sudah lama akrab di telinga penikmat musik independen Indonesia. Sebagai eks gitaris Efek Rumah Kaca, ia turut membentuk warna band yang dikenal kritis dan reflektif.

Sebelum itu, ia juga aktif di proyek-proyek seperti I Know You Well Miss Clara, Tiktaalik, hingga Theory of Nothing.

Kini, Reza membuka lembaran baru dengan proyek solonya bernama Kantusfirmus, yang diperkenalkan lewat single perdana “Bintang Magnolia” pada 5 Juli 2026 di bawah label Anikonik Records.

Single ini menjadi karya yang sepenuhnya digarap sendiri oleh Reza. Ia menulis, merekam, mengaransemen, menyanyi, memproduseri, hingga melakukan mixing dan mastering.

Hasilnya adalah sebuah lagu yang memadukan sensibilitas pop dengan lanskap bunyi gelap, padat, dan penuh ketegangan.

“Saya selalu punya ketertarikan akan penggabungan formula-formula musik tertentu menjadi suatu formulasi baru sebagai satu tawaran estetika,” ujarnya.

Pendekatan ini bukan hal baru. Saat mendirikan I Know You Well Miss Clara pada 2010, Reza mencoba mempertemukan disiplin musik klasik dengan jazz, progressive rock, dan eksperimental. Kini, Kantusfirmus menjadi kanal pikirannya tentang musik pop.

Baginya, pop bukanlah formula beku, melainkan medium yang fluid dan elastis, mampu bertransformasi mengikuti berbagai pendekatan musikal. Ia bahkan menyebut avant-pop sebagai salah satu praktik yang berkembang di Barat namun belum banyak dikenal di Indonesia.

Nama Kantusfirmus diambil dari istilah Latin cantus firmus, melodi pokok yang menjadi fondasi komposisi polifonik pada era Medieval hingga Baroque. Reza mengganti huruf “C” menjadi “K” sebagai identitas baru.

Filosofi ini menegaskan bahwa sekompleks apa pun bangunan musik, melodi tetap menjadi pusat gravitasi.

Secara tematik, lagu “Bintang Magnolia” berpijak pada realitas sosial. Lagu ini lahir dari kegelisahan Reza terhadap konflik masyarakat sipil, komunitas adat, hingga buruh yang berhadapan dengan kekuasaan.

Baca Juga :   Roni Joni, Rycko Ria, Naomi Ivo Rilis Single Catchy Dopamine (Bukan Haluuu)

“Banyak peristiwa genting yang dialami sekelompok orang atau entitas adat dalam posisinya sebagai warga negara melawan otoritas, sebagai buruh melawan perusahaan yang dibekingi negara, atau sebagai sipil melawan ormas yang di belakangnya kita tahu ada aktor-aktor dekat aparatus negara,” tuturnya.

Kegelisahan itu berkembang menjadi refleksi lebih luas mengenai kondisi Indonesia hari ini. Ia menyoroti perampasan lahan dan ruang hidup atas nama pembangunan, proyek strategis nasional, hingga alih fungsi lahan berkedok ketahanan pangan.

Baginya, isu tersebut bukan sekadar politik atau pembangunan, tetapi menyentuh prinsip mendasar, yakni kemanusiaan.

“Hak asasi, keselamatan, dan martabat manusia harus menjadi prioritas utama,” ucapnya.

Lewat single “Bintang Magnolia”, Reza tidak hanya memperkenalkan identitas musikal baru, tetapi juga menyampaikan kritik sosial melalui medium pop. Lagu ini menjadi bukti bahwa pop bisa menjadi ruang eksplorasi serius, bukan sekadar hiburan ringan.

Kantusfirmus adalah proyek yang menantang batas, menggabungkan estetika avant-pop dengan refleksi sosial yang relevan.

Meski baru memperkenalkan single perdana, Reza memastikan Kantusfirmus tidak berhenti di sini. Ia telah menyiapkan album penuh, meski belum menentukan waktu rilis.

Saat ini, “Bintang Magnolia” sudah tersedia di berbagai digital streaming platform, menjadi langkah awal perjalanan baru Reza Ryan. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta
Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback
Arika Panggabean Kemas Pesan Hangat di Single Sahabat Selamanya
Daftar Harga Tiket Konser Kahitna 40 Tahun Jakarta 2026
Daftar Harga Tiket Konser UNGU di Senayan Resmi Diumumkan
Kahitna Rayakan 40 Tahun Lewat Konser Nostalgia di PIK 2
Perunggu, Hindia hingga Reality Club Masuk Daftar Line Up Synchronize Fest 2026
UNGU Bakal Gelar Konser 30 Tahun Bertajuk Waktu Yang Dinanti: Final Chapter
Eks gitaris Efek Rumah Kaca, Ryan Reza memperkenalkan proyek solo Kantusfirmus lewat single Bintang Magnolia.

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Senin, 6 Juli 2026 - 13:29 WIB

Arika Panggabean Kemas Pesan Hangat di Single Sahabat Selamanya

Senin, 6 Juli 2026 - 00:11 WIB

Daftar Harga Tiket Konser UNGU di Senayan Resmi Diumumkan

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:22 WIB

Kahitna Rayakan 40 Tahun Lewat Konser Nostalgia di PIK 2

Minggu, 5 Juli 2026 - 02:31 WIB

Perunggu, Hindia hingga Reality Club Masuk Daftar Line Up Synchronize Fest 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 01:01 WIB

UNGU Bakal Gelar Konser 30 Tahun Bertajuk Waktu Yang Dinanti: Final Chapter

Berita Terbaru