Santi Danametta Tuai Apresiasi di Main-Main di Cipete Volume 32

- Editor

Kamis, 30 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi Main-Main di Cipete Volume 32. (Foto: Jack Andie)

Dokumentasi Main-Main di Cipete Volume 32. (Foto: Jack Andie)

Jakarta – Malam Senin, 27 Oktober 2025, Casatopia Cafe di Cipete kembali jadi saksi hidupnya musik independen ibu kota. Lewat gelaran Main-Main di Cipete Vol. 32, suasana penuh keakraban dan semangat komunitas mengalir hangat dari panggung ke penonton.

Dua nama yang sudah tidak asing di skena ini, Eno Suratno Wongsodimedjo dan Qenny Alyanno, kembali dipercaya memandu acara. Gaya mereka yang cair dan membumi bikin penonton betah seolah sedang nongkrong bareng teman lama.

Malam itu, lima penampil lintas genre unjuk kebolehan. Bryan D membuka panggung dengan lagu-lagu pop ringan penuh perasaan seperti Bila Nanti dan Everything With You. Lagu-lagu ini bercerita tentang cinta dan pencarian makna diri, sebuah tema yang tak pernah basi.

Lanjut ke Araash Band, grup asal Bekasi yang memadukan indie rock dengan lirik reflektif. Band ini sempat vakum akibat pandemi, tapi kini mereka tampil penuh energi membawakan My Friend dan Bila Ku Lelah.

Sorotan emosional malam datang dari Santi Danametta. Dengan lagu 15 Tahun dan Senja Berwarna, ia membawa penonton masuk ke ruang-ruang luka, nostalgia, dan penerimaan diri lewat lirik jujur dan musik yang dalam.

Sementara itu, Mizura Gang’s menghidupkan suasana lewat warna ska dan rocksteady. Terbawa Suasana dan Jangan Lari dari Masalah jadi pengingat bahwa musik juga bisa jadi medium pesan sosial tanpa kehilangan unsur hiburannya.

Penutup malam adalah Satrio Band, yang membawa aura santai lewat lagu Pemikat Hati dan Akhir Pekan. Gaya pop romantis mereka berhasil bikin penonton ikut larut dalam suasana manis penuh semangat muda.

Seperti edisi sebelumnya, Main-Main di Cipete tetap mengusung semangat inklusif, gratis, dan terbuka untuk siapa pun. Casatopia kembali jadi ruang aman bagi para musisi independen dan pendengarnya untuk saling terhubung, berekspresi, dan tumbuh bersama.

Baca Juga :   Lirik Lagu India Arie Can I Walk With You

Lewat keberagaman genre, kebersamaan, dan konsistensinya, gelaran ini kembali menegaskan satu hal penting: musik lokal hidup dan layak dirayakan, setiap minggu. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika
gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled
Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa
DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre
Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua
Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita
Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta
Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian
Main-Main di Cipete volume 32 menghadirkan Bryan D, Araash, Santi Danametta, Mizura Gang's, dan Satrio Band.

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB