Berkelanjutan! Manfaat CSR Huadi Group Pengadaan Air Bersih Dirasakan Masyarakat

- Editor

Kamis, 25 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG – Berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) oleh Huadi Group telah digelontorkan sejak kehadirannya di Kawasan Industri Bantaeng (KIBA).

Salah satu CSR yang tersalurkan yaitu Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat yakni infrastruktur air bersih berupa sumur bor.

Program yang diluncurkan pada Maret 2020, kini semakin dirasakan manfaatnya bagi masyarakat di lingkungan KIBA.

Salah satu warga Dusun Mawang di Desa Papanloe, Besse, sangat terbantu dengan kehadiran program CSR air bersih dari Huadi Group ini. Bukan hanya untuk kebutuhan rumahan saja, bahkan ia mengaku pernah memanfaatkan air sumur bor itu untuk keperluan bisnis batu batanya.

“Bagus, air lancar terus. Kebutuhan di rumah selalu terpenuhi, tidak ada keluhan (air jernih). Dulu pernah kupakai bikin batu, tapi sekarang tidak mi, kah orang-orang bilang bisa ji dipakai (untuk keperluan bisnis), tapi tidak mi untuk kebutuhan pribadi saja karena suami juga sudah kerj di perusahaan,” kata Besse saat dijumpai di kediamannya, Kamis (25/4/2024).

Bukan hanya Besse yang merasakan manfaat program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) air bersih ini, warga lainnya, Jumarang, menyebut bahwa pihak perusahaan selalu bergerak cepat dalam menuntaskan keluhan-keluhan warga terkait pengadaan air bersih tersebut.

Misalnya, kata dia, jika terdapat kerusakan pipa atau kehabisan token listrik, maka perusahaan selalu mengambil langkah cepat untuk menanggulangi keluhan itu.

“Tidak ada masalah, begitu token listrik untuk mesin pompanya habis, perusahaan langsung isikan. Ada kerusakan langsung diperbaiki, cepat,” ujar Jumarang.

Sementara itu, program ini oleh warga di Dusun Balla Tinggia, Murni, dinilai sangat berhasil. Sebab kebermanfaatannya begitu dirasakan oleh warga.

Kata dia, semua warga yang berada di dusun Balla Tinggia diberi akses untuk mendapatkan air bersih. “Siapa saja yang tidak ada airnya, pergi kasi mengalir,” ujarnya.

Tidak sampai di situ saja, Murni bahkan mengaku air sumur bor ini tidak mengandung zat kapur. Sehingga, air tersebut bisa langsung dikonsumsi.

Baca Juga :   PM Australia Albanese akan Hadiri KTT G20 Bali

“Bersih sekali tidak ada zat kapurnya. Alhamdulillah bisa langsung minum. Itu ji juga biasa sekeluarga langsung minum,” ujarnya.

Diketahui program sumur bor dari Huadi Group ini menyasar dua desa, yakni Desa Papanloe dan Desa Borongloe.

Di Desa Papanloe, terdapat empat titik infrastruktur sumur bor, yakni tiga di dusun Mawang dan satu di Dusun Balla Tinggia. Sementara di Desa Borongloe, terdapat satu titik infrastruktur sumur yang mengaliri sepanjang Dusun Balla Borong dan Dusun Lembang Loe.

Terpisah, Community Development HBIP, Andi Dwi Fitra Kusuma menyebut bahwa pihaknya terus memantau program ini secara berkala. Hal itu wujud komitmen perusahaan atas penyelenggaraan CSR.

“Kita tidak sekedar membangun infrastruktur sarana air bersih, tetapi lebih dari itu, wujud komitmen kami atas keberlanjutan program-program TJSL atau lebih dikenal CSR ini, adalah memfasilitasi kelancaran program air bersih untuk masyarakat,” kata Dwi.

Dwi juga berharap dengan adanya bantuan yang bersumber dari CSR ini, bisa memberikan dampak bagi masyarakat.

“Kami di Huadi Group terus berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga program air bersih itu. Kami perbaiki jika ada keluhan dari masyarakat, misalnya pipa, segera kami ganti, atau kehabisan token listrik kami fasilitasi semua itu. Seperti itulah komitmen kami atas terselenggaranya program CSR yang berkelanjutan,” jelasnya.

Selain itu, dia juga menyebut bahwa program ini melibatkan warga sekitar lokasi pembangunan infrastruktur sumur bor. Pelibatan warga ini mulai dari penggalian dan instalasi jalur perpipaan, hingga pengelasan menara tandong.

“Mengapa ini masuk dalam program CSR di bidang pemberdayaan, karena proses pembangunan infrastrukturnya dulu itu betul-betul melibatkan warga bergotongroyong. Sewaktu pengerjaannya dulu, warga yang terlibat diberi juga upah. Jadi memang betul-betul ada asas manfaat bagi warga,” jelasnya. (*/)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth Diduga Terobos Jalur Transjakarta dan Maki Polisi
Jakarta International Pet Show 2026 Siap Hadir di NICE PIK 2
Aston Villa Siap Panaskan GBK Lawan Indonesia All Stars
Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:52 WIB

Lesti Kejora Jadi Kolaborator di Konser 30 Tahun UNGU

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:50 WIB

Donne Maula Rilis Harum, Lagu Tentang Alasan Tetap Berjuang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Berita Terbaru

Penyanyi dangdut, Lesti Kejora. (Foto: Istimewa)

Musik

Lesti Kejora Jadi Kolaborator di Konser 30 Tahun UNGU

Jumat, 24 Jul 2026 - 21:52 WIB

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB