Gus Halim: Dana Desa Dapat Digunakan untuk Kampanye Anti Politik Uang

- Editor

Jumat, 12 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelopor.id | Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menegaskan bahwa gerakan perlawanan terhadap praktek politik uang akan semakin kuat bila didukung oleh semua pihak. Oleh sebab itu, pihaknya terus mendukung peran aktif desa untuk pencegahan politik uang menjelang penyelenggaraan pemilu.

Hal demikian disampaikan Gus Halim, sapaan akrab Mendes PDTT saat menerima kunjungan Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI yakni Lolly Suhenti dan Puadi terkait Gerakan Desa Anti Politik Uang.

“Kami siap bersinergi, seperti misalnya dana desa dapat digunakan untuk kampanye anti politik uang dengan membuat flyer atau spanduk dari dana desa dll,” ucap Gus Halim di Kantor Kemendes PDTT pada Rabu (10/08/2022).

Gus Halim berharap, gerakan desa anti politik uang dari yang semula sebagai gerakan moral, akan menjadi gerakan sosial yang membumi bagi semua lapisan masyarakat . Terkait teknis pemanfaatan dana desa untuk gerakan tersebut, harus tetap tetap berdasarkan hasil Musyawarah Desa (Musdes).

“Kita hanya melihat dan mengingatkan harus ada gerakan anti politik uang. Semuanya kita serahkan di Musdes,” ungkap Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Baca Juga :   Mendes PDTT: Jatim Jadi Provinsi Bebas Desa Tertinggal

Sementara Komisioner Bawaslu RI Lolly Suhenti menyampaikan, bahwa pihaknya mengedepankan proses pencegahan terhadap adanya hal-hal yang dapat merusak dan menciderai pesta demokrasi yakni Pemilihan Umum (Pemilu).

Salah satu yang dapat merusak dan menciderai itu adalah politik uang. Sehingga, perlu adanya gerakan anti politik uang. Bawaslu pun berharap gerakan desa anti politik uang mendapat dukungan dari Kemendes PDTT.

“Kita ingin Memastikan bagaimana partisipasi masyarakat didesa-desa itu muncul dengan turut melakukan pengawasan secara mandiri dan mendorong masyarakat untuk berani menolak politik uang,” tegas Lolly.

Baca Juga :   Tito Karnavian: Jangan Jadikan APDESI Kendaraan Politik

Kemendes PDTT dan Bawaslu, selanjutnya akan kembali mengadakan pertemuan lebih lanjut untuk mensinkronkan kembali gerakan Desa Anti Politik Uang. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:06 WIB

Josh Holmes Gelar Konser Intim di Jakarta, Tiket Ludes dalam Lima Hari

Kamis, 30 April 2026 - 22:38 WIB

Latihan Pestapora 2026 Malaysia Hadirkan Pamungkas dan Sheila On 7

Kamis, 30 April 2026 - 22:24 WIB

Synchronize Fest 2026 Bakal Hadirkan Seringai hingga Rizky Febian

Kamis, 23 April 2026 - 18:10 WIB

Ravel Junardy: Hammersonic 2026 Private Event Demi Martabat Festival

Selasa, 21 April 2026 - 02:29 WIB

Bless the Knights Rilis Single Il Grinta di Knights League

Senin, 20 April 2026 - 18:10 WIB

Echoes, We Hide Hadirkan Nuansa Emo Rock di EP the things we left unsaid after you

Berita Terbaru