Hariyadi Sukamdani Curhat Ke Sandiaga Uno: Hotel Bukan Mafia Karantina

- Editor

Rabu, 2 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani. (Foto:Pelopor.id/Kemenparekraf)

Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani. (Foto:Pelopor.id/Kemenparekraf)

Pelopor.id – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengeluhkan soal tudingan mafia karantina yang di alamatkan kepada pihak Hotel. Hal ini disampaikan Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno dalam acara Weekly Press Briefing Senin, (31/1/2022).

Pihak Hotel terus disalahkan atas munculnya beberapa kasus di hotel tempat isolasi mandiri. Menurut Hariyadi, anggota PHRI hanya menjalankan ketentuan sesuai aturan pemerintah. Tetapi lantas muncul tuduhan Hotel sebagai mafia karantina.

Tuduhan ini, muncul ketika seorang wisatawan mancanegara (wisman) asal Ukraina melaporkan kecurigannya terhadap prosedur tes usap atau RT-PCR. Kala itu, ia bersama anaknya akan berlibur ke Bali, setelah melakukan karantina di salah satu hotel di Jakarta.

Tetapi, pada hari akhir karantina, wisman tersebut mendapat hasil tes PCR positif dan tidak diizinkan melakukan tes PCR di tempat lain. Alhasil, wisman itu meragukan hasilnya. Padahal, berdasarkan aturan yang berlaku memang tidak boleh wisatawan menunjuk sendiri laboratorium untuk melakukan PCR. Tes itu, harus berdasarkan laboratorium yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Yang kena getahnya hotel terus. Ada tendensi, hotel yang kena tidak baiknya. Kami dituduh mafia karantina. Padahal, PHRI sangat terbuka, kalau ada kesalahan akan kami tindak tegas,” tegas Hariyadi.

Kemudian pihak hotel menawarkan perpanjangan masa menginap lantaran wisman meminta waktu untuk berpikir. Wisatawan asing itu selanjutnya memutuskan pindah hotel untuk menjalani karantina mandiri.

Agar kasus serupa tidak terulang lagi, Hariyadi menyarankan agar di masa mendatang harus ada informasi mengenai apa saja yang perlu dipersiapkan pelaku perjalanan luar negeri. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Menparekraf Sebut Bakal Ada Revenge Tourism, Maksudnya?

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:06 WIB

Josh Holmes Gelar Konser Intim di Jakarta, Tiket Ludes dalam Lima Hari

Kamis, 30 April 2026 - 22:24 WIB

Synchronize Fest 2026 Bakal Hadirkan Seringai hingga Rizky Febian

Rabu, 29 April 2026 - 01:33 WIB

LaLaLa Fest 2026 Jakarta Dimeriahkan Kehadiran Rex Orange County

Kamis, 23 April 2026 - 18:10 WIB

Ravel Junardy: Hammersonic 2026 Private Event Demi Martabat Festival

Berita Terbaru

Musisi dan produser Ade Govinda sukses meraih 8 Platinum dari Asiri. (Foto: Istimewa)

Musik

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB