Pelopor.id | Setelah bertemu Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Pimpinan Nasional (Pimnas) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) beraudiensi dengan jajaran Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di kantornya di Jakarta, Kamis (27/01/2022).
Kedatangan Pimnas PKN membahas tentang spirit untuk menciptakan pemilu yang jujur dan adil.
Jajaran Pimnas dipimpin Ketua Umum PKN Gede Pasek Suardika (GPS) dan Sekjen Sri Mulyono dan pengurus lainnya. Sedangkan pihak DKPP dihadiri oleh Ketua Prof Dr. Muhammad, SIP MSi dan Dr. H. Alfitra Salam, APU beserta jajaran kesekjenan DKPP.
Dalam pertemuan itu, DKPP menyampaikan beberapa hal terkait kinerja yang sudah dilaksanakan serta menginformasikan pentingnya partai politik bersama penyelenggara pemilu hendaknya berjuang dan menjaga demokrasi yang sehat, jujur dan adil.
Sementara PKN melalui GPS menyampaikan harapannya agar aturan main maupun pelaksanaan Pemilu bisa dikawal, agar berjalan dengan adil.
“Peran DKPP sangat penting untuk mengawasi hal ini,” kata GPS.
Selain itu, dalam keterangan tertulis yang diterima Pelopor.id, PKN juga menyatakan harapannya agar proses dari perhitungan hingga pengesahan perolehan suara bisa diperpendek waktunya. Pasalnya, rentang waktu yang panjang akan menimbulkan potensi kecurangan yang semakin tinggi.
DKPP juga menyatakan bahwa banyak sekali keputusan yang diambil dengan tegas.
“Kami di DKPP bertekad tidak hanya tajam kebawah, tetapi juga tajam keatas. Bisa dilihat keputusan DKPP selama ini,” tambah Alfitra Salam.
Pertemuan itu diakhiri dengan penyerahan dokumen pengesahan PKN sebagai partai politik dan Kemenkumham serta dari DKPP menyerahkan cindera mata. []
Baca juga: Partai Kebangkitan Nusantara Sah Menjadi Partai Politik












