Pendiri Cakap dan WIR Berbagi Tips Hadapi Bubble Burst

- Editor

Jumat, 2 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tomy Yunus, (kanan) CEO & Co-Founder Cakap dan Daniel Surya (Kiri), Group Executive Chairman & Co-Founder WIR Group. (Foto: Pelopor.id/Cakap/WIR)

Tomy Yunus, (kanan) CEO & Co-Founder Cakap dan Daniel Surya (Kiri), Group Executive Chairman & Co-Founder WIR Group. (Foto: Pelopor.id/Cakap/WIR)

Jakarta – Isu tidak sedap mulai merebak diujung tahun 2023 ini, terutama dari sudut pandang ekonomi. Di sektor usaha rintisan, fakta dan fenomena bubble burst ramai dibicarakan di sosial media, hingga gambaran menakutkan resesi yang akan terjadi tahun depan.

Sebelum masuk tahun 2023, fenomena suramnya ekonomi sudah memakan korban berupa pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai usaha rintisan maupun perusahaan berbasis teknologi/digital.

Bubble burst sendiri menurut investopedia adalah siklus ekonomi yang ditandai dengan naiknya nilai pasar yang cepat, terutama dalam harga aset sehingga menciptakan anomali atau “gelembung”.

Inflasi yang cepat ini diikuti oleh penurunan nilai yang cepat atau kontraksi, sehingga pada satu masa terjadi titik jenuh yang kadang-kadang bisa “meledak”, sehingga munculah istilah disebut sebagai crash atau bubble burst.

Fenomena ini di usaha rintisan berbasis teknologi ditandai dengan pemutusan hubungan kerja dalam jumlah besar atau massive layoff.

Menanggapi hal ini, edtech Cakap melakukan inisiatif di kanal Youtube dalam memberikan edukasi untuk para pelaku bisnis dan anak bangsa melalui Talk show dengan pemimpin dari salah satu perusahaan teknologi di Indonesia melalui Cakap Blitz (Business Leaders Talks).

Baca Juga :   Lonjakan Pekerjaan AS Angkat Lapangan Kerja Kembali ke Tingkat Pra-pandemi

Dua pendiri perusahaan rintisan anak bangsa yakni Tomy Yunus, CEO & Co-Founder Cakap dan Daniel Surya yang merupakan Group Executive Chairman & Co-Founder WIR Group, keduanya berbincang mengenai jatuh-bangun bisnis hingga berbagi tips dalam menghadapi krisis termasuk pandemi dan kemungkinan resesi tahun 2023.

Tomy membuka dialog dengan kinerja WIR dan strategi yang akan diterapkan menghadapi tahun 2023 yang diramal akan suram.

“Banyak perusahaan kena bubble burst, tapi 2022 kinerja WIR Group shining, apa strateginya dan apa yg harus diwaspadai oleh pelaku bisnis terutama berbasis digital?” tanya Tomy.

Baca Juga :   Bantah Yaqut, PBNU Tegaskan Kemenag Hadiah Pemerintah untuk Semua Agama

“Ada kata-kata resesi, buat saya ayo kita lihat dari sisi positif, bagaimana kita bangun dan melewati resesi dengan baik. Di bisnis kita bisa mulai dengan membangun perspektif yang relevan dan fundamental,” ujar Daniel.

Relevansi yang dimaksud Daniel adalah agar pebisnis dapat selalu membaca peluang bahkan pivoting (perubahan arah) jika diperlukan. Secara performa, WIR Group yang menjadi perusahaan publik mulai tahun 2022, pada semester satu tahun ini mencatat kenaikan laba 52,4% atau senilai Rp29,52 miliar secara tahunan (YoY).

Hal ini membuktikan bahwa perusahaan yang juga berbasis teknologi ini masih bisa mencatatkan kinerja positif meskipun dibayangi resesi hingga fenomena bubble burst. Daniel juga menambahkan bahwa prinsip dalam menjalankan bisnis di bidang teknologi adalah fokus terhadap pelanggan.

Baca Juga :   Perusahaan Kuliner Hangry Indonesia Resmi Miliki Sertifikat Halal

“Sebetulnya it’s all about, bagaimana kita melihat perspektif untuk mengatasi krisis, challenges, bahkan menjual produk yang belum ada pasarnya, tapi potensial bagi masyarakat. Bagaimana kita bangun relevansi sehingga klien tetap datang dan sustain. Sekali lagi, focus to customer and deliver,” pungkas Daniel.

Menutup perbincangan tersebut, Tomy menegaskan bahwa sektor bisnis digital masih dan akan terus potensial, meski saat ini banyak yang menghadapi efisiensi dan dibayangi oleh resesi.

“Masih ada harapan mengingat ekonomi Indonesia diprediksi akan masuk 5 besar di 2045. Hal ini didukung oleh ekonomi digital Indonesia yang terbesar di regional asean, hingga SDM potensial,” ujar Tomy. Daniel menutup dan turut mengamini bahwa Indonesia bisa mendominasi traffic gak hanya offline tapi online juga.

Baca Juga :   Polisi Kejar Tiga Pengeroyok Wartawan Hingga Tewas di Jaktim

“Kita bisa menjadi bangsa yang powerful tentunya dilandasi dengan basis Pendidikan yang kuat,” tutup Daniel yang mengamini pernyataan Tomy. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026
Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta
Bank Jakarta Raih Indonesia 50 Best CEO Awards & Indonesia Best COO Awards 2026
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Dorong Peran BUMD DKI Sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Selenggarakan BUMD Leaders Forum
Danamart Luncurkan Blended Finance Pertama di Indonesia, Buka Akses Investasi ESG
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:49 WIB

James F. Sundah Foundation Luncurkan Beasiswa Riset Hak Cipta

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:08 WIB

Konser Janji Suci 25 Tahun Yovie & Nuno Rayakan Seperempat Abad Berkarya

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:08 WIB

Perpaduan Etnik, Folk, dan Elektronik, Album Jejak Milik MIRZATAMI Resmi Dirilis

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

ILustrasi Sepak Bola. (Foto: Istimewa)

Internasional

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:33 WIB