Setelah Vakum 28 Tahun, Pink Floyd Rilis Lagu Baru untuk Bantu Ukraina

- Editor

Sabtu, 9 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Band rock Inggris Pink Floyd. (Foto: Pelopor.id/Twitter @pinkfloyd)

Band rock Inggris Pink Floyd. (Foto: Pelopor.id/Twitter @pinkfloyd)

Jakarta | Band rock Inggris Pink Floyd merilis lagu baru pertama mereka dalam 28 tahun terakhir untuk mendukung Ukraina pada Jumat (08/04/2022) berjudul “Hey Hey Rise Up”. Seluruh hasil dari lagu ini akan disumbangkan ke organisasi bantuan.

“Saya berharap ini akan mendapat dukungan luas dan publisitas. Kami ingin mengumpulkan dana untuk amal kemanusiaan dan meningkatkan moral,” kata Gitaris Pink Floyd David Gilmour, yang dikutip dari Kyodo News.

Gilmour, yang memiliki menantu dan cucu Ukraina, menggambarkan perasaannya sebagai kemarahan dan frustrasi dari tindakan keji Rusia, dalam sebuah pernyataan di situs web band.

Lagu tersebut direkam pada 30 Maret, melibatkan anggota band asli Nick Mason namun bukan Roger Waters, yang keluar pada 1980-an.

Single baru ini menampilkan Andriy Khlyvnyuk, vokalis band Ukraina Boombox yang direkam di depan Katedral St. Sophia di Kyiv. Sedangkan judulnya diambil dari baris terakhir lagu protes yang dinyanyikan Ukraina, “The Red Viburnum in the Meadow,” yang ditulis selama Perang Dunia I.

Gilmour mengaku terinspirasi tidak hanya oleh penampilan Khlyvnyuk, yang direkam di media sosial, tetapi juga setelah mendengar bahwa musisi itu menghentikan turnya di Amerika Serikat (AS) untuk kembali ke Ukraina, memperjuangkan negaranya. Gilmour pun menghubungi penyanyi itu, saat dia sudah pulih dari cedera pecahan mortir.

Pink Floyd dibentuk pada tahun 1965, merilis album terkenal di tahun 70-an seperti “Dark Side of the Moon”. Album musik orisinal terakhir mereka adalah “The Division Bell” pada tahun 1994. Kemudian Pink Floyd dilantik ke dalam Rock and Roll Hall of Fame pada tahun 1996.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Sylvan Group Gelontorkan USD 140 Juta Untuk Beli Perusahaan Singapura

Berita Terkait

James F. Sundah Foundation Luncurkan Beasiswa Riset Hak Cipta
Konser Janji Suci 25 Tahun Yovie & Nuno Rayakan Seperempat Abad Berkarya
Perpaduan Etnik, Folk, dan Elektronik, Album Jejak Milik MIRZATAMI Resmi Dirilis
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika
gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled
Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa
DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:49 WIB

James F. Sundah Foundation Luncurkan Beasiswa Riset Hak Cipta

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:08 WIB

Konser Janji Suci 25 Tahun Yovie & Nuno Rayakan Seperempat Abad Berkarya

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:08 WIB

Perpaduan Etnik, Folk, dan Elektronik, Album Jejak Milik MIRZATAMI Resmi Dirilis

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

ILustrasi Sepak Bola. (Foto: Istimewa)

Internasional

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:33 WIB