DPR Minta Polri Ungkap Dalang Dibalik Aplikasi Binomo

- Editor

Selasa, 15 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Gerindra Habiburokhman. (Foto:Pelopor.id/DPR.go)

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Gerindra Habiburokhman. (Foto:Pelopor.id/DPR.go)

Pelopor.id – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Gerindra Habiburokhman, meminta Bareskrim Polri mengusut tuntas kasus Binomo termasuk mengungkap bos pemilik aplikasi tersebut yang sampai saat ini masih belum diketahui. Indra Kenz sendiri yang saat ini sedang ditahan polisi masih bungkam térkait siapa pemilik aplikasi Binomo.

“Kasus ini harus diusut sampai tuntas. Jangan hanya affiliator yang ditangkap, tapi semua pihak yang terlibat. Termasuk dan terutama dalang atau orang yang mengorkestrasi tindak pidana tersebut,” tutur Habiburokhman berdasarkan keterangan dari laman Polri, Senin (14/03/2022).

Ia juga mengingatkan Polri bahwa kerugian yang ditimbulkan oleh aplikasi Binomo sangat besar. Oleh sebab itu, ia ingin aset para pelaku dilacak untuk mengembalikan kerugian para korban.

“Perlu dicatat, kerugian masyarakat sangat besar dan sebisa mungkin harus dipulihkan,” ungkapnya.

Adapun langkah pertama pemulihan kerugian masyarakat yang menjadi korban, lanjut Habiburokhman adalah dengan mengungkap siapa saja yang terlibat dan melacak aset hasil kejahatan mereka.

Untuk itu, ia meminta kepolisian tidak hanya menangkap para affiliator, melainkan juga memulihkan kerugian korban Binomo. Sebab, tujuan penegakan hukum bukan sekadar ditangkapnya para pelaku, tetapi dipulihkannya kerugian para korban.

Sementara Bareskrim Polri mengakui bahwa sampai saat ini, Indra Kenz masih belum mau mengungkapkan siapa bos Binomo.

“Betul (Indra Kenz) masih tidak berterus terang (soal pemilik Binomo),” kata Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan kepada wartawan, Minggu (13/03/2022)

Whisnu mengungkapkan, pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap siapa dalang aplikasi Binomo. Selain itu ia menduga, pemilik aplikasi Binomo masih ada di Indonesia. Pemilik aplikasi binary option tersebut, saat ini sedang diburu polisi.

“Kami duga ada di Indonesia. Pemilik ada di Indonesia,” tandas Whisnu.[]

Baca Juga :   Menparekraf Resmikan “Rumah Kreatif” Kalimantan Barat

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:06 WIB

Josh Holmes Gelar Konser Intim di Jakarta, Tiket Ludes dalam Lima Hari

Kamis, 30 April 2026 - 22:24 WIB

Synchronize Fest 2026 Bakal Hadirkan Seringai hingga Rizky Febian

Rabu, 29 April 2026 - 01:33 WIB

LaLaLa Fest 2026 Jakarta Dimeriahkan Kehadiran Rex Orange County

Kamis, 23 April 2026 - 18:10 WIB

Ravel Junardy: Hammersonic 2026 Private Event Demi Martabat Festival

Berita Terbaru

Musisi dan produser Ade Govinda sukses meraih 8 Platinum dari Asiri. (Foto: Istimewa)

Musik

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB