Kemenparekraf Gelar Kampanye “Sadar Wisata” di Lombok

- Editor

Minggu, 13 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenparekraf Gelar Kampanye “Sadar Wisata” di Lombok. (Foto:Kemenparekraf)

Kemenparekraf Gelar Kampanye “Sadar Wisata” di Lombok. (Foto:Kemenparekraf)

Pelopor.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menggelar kegiatan sosialisasi “Sadar Wisata” yang akan berlangsung di 65 desa wisata di 6 Destinasi Prioritas Pariwisata (DPP) Indonesia.

Kegiatan sosialisasi tahap pertama di Lombok dilaksanakan dua hari, bertempat di empat Desa Wisata, yakni Desa Wisata Kuta dan Desa Rembitan pada Kamis (10/03/2022), kemudian Desa Buwun Mas dan Desa Selong Belanak pada Jumat (11/03/2022).

Sosialisasi itu, menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang terkait, seperti pengajar atau pelaku kepariwisataan dan hospitality. Sedangkan peserta meliputi kelompok masyarakat yang langsung berhubungan dengan kegiatan usaha atau bisnis pariwisata, serta kelompok masyarakat yang secara tidak langsung mendukung kegiatan wisata, seperti tokoh masyarakat, mahasiswa, pelajar, pekerja formal.

Direktur Pengembangan SDM Pariwisata Kemenparekraf/Baparekraf, Florida Pardosi pada Sabtu (12/3/2022) menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat desa wisata dalam pelayanan wisata.

Selain itu, untuk pengembangan produk wisata secara inklusif dan terintegrasi dengan Kawasan 6 Destinasi Prioritas Pariwisata Program Pembangunan Pariwisata Terintegrasi dan Berkelanjutan, yang disasar untuk peningkatan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat.

“Masyarakat yang sadar wisata nantinya diharapkan dapat memahami dan mengaktualisasikan nilai-nilai penting yang terkandung dalam Sapta Pesona yakni keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramahan, dan kenangan. Aktualisasi nilai-nilai tersebut menjadi perilaku sehari-hari dalam melayani wisatawan sehingga menjadi pendukung tumbuhnya iklim kepariwisataan dan menjiwai nilai kearifan budaya lokal,” tutur Florida.

Ia berharap, pemahaman sadar wisata dapat membangun pola pikir bagi masyarakat agar menjadi pemeran aktif dalam pengembangan pariwisata di daerahnya. Meningkatkan kesadaran dan praktik masyarakat desa tentang pentingnya Sapta Pesona, Pelayanan Prima, dan CHSE.

Selain meningkatkan kemampuan masyarakat desa dalam pengembangan potensi produk wisata melalui transformasi produk unggulan desa menjadi produk wisata, dengan pelatihan/bimbingan/aspek exploring, packaging, dan presentasi serta lainnya.

Baca Juga :   Pemerintah Gelar Vaksinasi bagi Masyarakat Adat Kasepuhan Banten Kidul

“Pada akhirnya, masyarakat yang Sadar Wisata di samping sebagai tuan rumah yang baik, juga menjadi penggerak dan pelaku pengembangan destinasi pariwisata di desanya. Masyarakat dapat memperoleh manfaat dari kegiatan kepariwisataan yang dikelola untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Florida Pardosi.

Analis Kebijakan Ahli Madya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rinto Taufik Simbolon mengungkapkan hal serupa. Dalam acara sosialisasi di Kampung Homestay, Desa Wisata Kuta, Lombok Tengah ia menjelaskan bahwa sosialisasi akan dilaksanakan di 6 DPP di indonesia, yang diharapkan dapat berkembang lebih maju sebagai destinasi wisata.

“Agar benar-benar menjadi mandiri yang melaksanakan kegiatan Sapta Pesona, CHSE ( Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability ) dan meningkatkan kompetensi layanan prima dari masyarakat,” sebutnya.

Terkait pemilihan Mandalika sebagai lokasi pertama kegiatan sosialisasi, menurut Rinto lantaran kawasan tersebut tengah menjadi ajang kegiatan internasional MotoGP Mandalika 2022, sehingga diharapkan masyarakat setempat dapat melayani tamu dari dalam maupun luar negeri dengan lebih optimal.

“Kawasan destinasi Mandalika ini sangat potensial. Bimbingan dan pemberian semangat kepada SDM (Sumber Daya Manusia) harus terus diberikan, agar warga dapat memberikan pelayanan yang prima dan ikhlas,” tegasnya.

Setelah Lombok, kegiatan ini akan diselenggarakan di Danau Toba, Borobudur-Yogyakarta-Prambanan, Bromo-Tengger-Semeru, Taman Nasional Wakatobi dan Labuan Bajo/Taman Nasional Komodo. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB