Pelopor.id | Komisi IX DPR RI optimistis Bali siap menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan kegiatan internasional Presidensi G20 pada November 2022.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menilai, Pemerintah Provinsi Bali bersama stakeholders mampu menyelenggarakan atau memastikan terlaksananya acara-acara besar di Bali, dengan tetap menaati protokol Kesehatan (prokes).
Ia mengungkapkan hal itu saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI meninjau penerapan prokes dalam rangka persiapan G20 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, seperti dilansir dari Parlementaria.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi IX DPR RI mengelilingi Bandara Ngurah Rai dan melihat fasilitas yang ada di sana, sekaligus melakukan semi simulasi untuk mengecek kesiapan menyambut para delegasi. Mulai dari sisi migrasi, pelayanan petugas dalam menghadapi pelaku perjalanan yang datang, pemeriksaan dan penjagaan sampai selesai dan keluar dari bandara.
Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan, kehadiran Komisi IX secara tidak langsung merupakan bentuk dukungan kepada Bali yang saat ini mengalami masa sulit. Seperti diketahui, pandemi sangat berdampak pada industri pariwisata di Bali.
Salah satu yang dikeluhkan Pemprov Bali dalam pertemuan itu adalah tentang restriksi bagi pelaku perjalanan yang ingin ke Bali. Menurutnya, pemerintah harus membuat kajian secara komprehensif dalam menerapkan pembatasan pelaku perjalanan dengan mempertimbangkan munculnya varian baru saat ini.
Bahkan, model travel bubble yang saat ini sudah dicanangkan untuk kegiatan besar perlu dilakukan secara masif. Sehingga, perekonomian Bali bisa hidup kembali.
“Kita paham bahwa kita punya tugas besar untuk melindungi masyarakat dari penularan Covid. Tetapi di sisi lain, harus ada terobosan lain. Terobosan baru untuk memastikan perekonomian masyarakat Bali bisa berjalan dengan baik,” kata legislator dapil DKI Jakarta III itu. []












