Kasus Omicron Naik, Jokowi: Karantina Bagi yang Datang dari Luar Negeri, Jangan Ada Dispensasi

0
Harga Test PCR
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. (Foto:Pelopor.id/tangkapan layar Youtube Setpres)

Pelopor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan pentingnya karantina warga dari luar negeri menyusul kenaikan kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia. Jokowi juga meminta agar tidak ada lagi dispensasi karantina bagi mereka.

“Saya minta betul-betul utamanya yang terkait dengan Omicron ini adalah karantina, bagi yang datang dari luar negeri. Jangan ada lagi dispensasi, dispensasi. Apalagi yang bayar-bayar itu kejadian lagi,” tutur Jokowi saat membuka rapat terbatas, Senin (3/1/2022).

Kepala Negara menegaskan, mayoritas kasus Omicron di Indonesia berasal dari luar negeri. Oleh sebab itu, ia meminta aparat untuk mengawasi soal karantina.

“Kenaikan menjadi 136 kasus ini hampir seluruhnya berasal dari kasus impor. Saya harapkan sekali lagi BIN, Polri, yang menyangkut urusan karantina agar betul-betul diawasi betul,” ungkap Jokowi.

Tak lupa, Presiden mengingatkan kembali langkah-langkah yang harus dilakukan utamanya mengenai persiapan fasilitas-fasilitas kesehatan yang dimiliki baik pusat maupun daerah.

Joko Widodo
Presiden RI Joko Widodo. (Foto:Pelopor/Setkab)

Menurut Jokowi, langkah mitigasi perlu dipersiapkan dengan matang sebab sudah terjadi penularan lokal kasus Omicron. Selain itu, aktivitas masyarakat juga sudah mulai bergerak.

“Karena tadi pagi saya mendapat informasi bahwa sudah terjadi transmisi lokal kasus Omicron sehingga prosedur mitigasi harus betul-betul kita siapkan. Apalagi kita memasuki tahun baru dan di bulan Januari seluruh sektor sudah bergerak dengan aktivitas-aktivitasnya, baik utamanya yang besar yaitu di sektor pendidikan dan perkantoran,” tandasnya. []